Berita

Massa dari aksi Reuni 212 yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (2/12)/RMOL

Politik

Waketum MUI Singgung Calon Pemimpin, Massa Reuni 212 Teriakkan "Amin"

SABTU, 02 DESEMBER 2023 | 08:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Narasi politik menyinggung Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 turut disuarakan  dalam Reuni 212 bertajuk “Munajat Kubro untuk Keselamatan NKRI dan Kemenangan Palestina” di Silang Monas, Jakarta, Sabtu pagi (2/12).

Hal itu terjadi saat Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud memberikan sambutan dalam acara yang dihadiri ribuan alumni Aksi Bela Islam ini.

Mulanya, Marsudi membahas kontribusi umat Islam Indonesia, khususnya melalui MUI yang terus mengumpulkan donasi untuk disalurkan ke Palestina.


“Telah kita salurkan melalui BAZNAS lebih dari Rp25 miliar. Allahuakbar. Dan hari ini terus dan terus terkumpul, mudah-mudahan Palestina merdeka,” kata Marsudi disambut pekikan massa Reuni 212.

Setelah itu, Marsudi lantas menyinggung situasi di Tanah Air menjelang pemilihan presiden yang tinggal menghitung hari. Ia berharap, seluruh elemen masyarakat bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mari bersama-sama kita bersatu, menyatu. Hari ini sudah dimulai kegiatan yang nanti untuk memilih pemimpin,” ucap Marsudi.

Mendengar sambutan mantan Ketua PBNU itu soal calon pemimpin nasional, massa 212 berteriak “Amiin”. Ada juga yang berteriak “Anies-Muhaimin.”

Amin belakangan menjadi populer karena menjadi akronim dari salah satu pasangan capres-cawapres nomor urut 1, yakni Anies Baswedan-Muhaimin.

“Memilih pemimpin siapa saja yang terpenting jangan pecah, amin, amin. Ingat memilih pemimpin menurut kitab suci, memilih pemimpin wajib pilih salah satu, amin,” demikian Marsudi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya