Berita

TKN Prabowo-Gibran sosialisasi program makan siang gratis di Jakarta Timur/Net

Politik

Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Mau Libatkan UMKM, Akumandiri: Saya Kurang Percaya

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 02:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam mencegah stunting di Indonesia, salah satunya dengan memberikan makan siang gratis.

Dalam pelaksanaan program tersebut, pasangan ini berjanji akan melibatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk pendistribusiannya.

Menanggapi itu, Ketua Asosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny tidak yakin dengan pelibatan UMKM dalam realisasinya.


“Saya kurang percaya program ini melibatkan UMKM, karena dengan rencana program skala nasional sudah pasti akan dipegang oleh pengusaha besar,” ujar Rinny akrab disapa dalam keterangannya, Kamis (30/11).

Menurut dia, pelaku UMKM apalagi mikro belum sanggup memenuhi jumlah besar dan legalitas serta dokumen yang memenuhi standar butuh kehati-hatian karena program nasional dan harus aman dimakan.

“Jadi seandainya dilibatkan pun, saya pastikan hanya sebagian kecil, dan jumlah yang tidak besar,” ungkapnya.

Wanita asal Semarang itu menyebut tidak memungkinkan perputaran uang dalam program itu dirasakan oleh pelaku UMKM. Misalnya seperti warung dan kios bahan sembako.

“Karena apa? Jumlah sangat besar, pasti yang mendapatkan tender tersebut adalah pengusaha besar atau catering besar. Dan mereka belanja juga pasti pada penyuplai besar, bukan warung warung kecil,” tegasnya.
 
Dia pun menyoroti dalam pencegahan stunting, makan siang gratis bukan menjadi solusi.

“Menurut saya sebaiknya jika dijalankan pun tidak melulu diberikan begitu, bisa diberikan melalui anggaran desa. Misalnya sekian persen untuk masalah stunting dan edukasi kesehatan dengan melibatkan para perempuan dengan didampingi tenaga kesehatan dan tenaga gizi,” bebernya.

“Dan tidak hanya berhenti di situ, tetapi dengan diimbangi dengan pemerataan pendidikan dan adab sesuai kultur daerah masing masing,” pungkas dia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya