Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dalam kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (AFU), Kamis (30/11)/Rep

Politik

Kritik Penegakan Hukum di Era Jokowi, Ganjar: Itu Rasa Cinta Kita

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 01:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo telah mengkritik penegakan hukum di Indonesia yang menurun pada era Presiden Jokowi dalam acara Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang digelar di Hotel Four Points by Seraton Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/11).

Politikus PDIP itu memberikan nilai 5 soal penegakan hukum di Indonesia.

“Kasus kemarin kan menelanjangi semuanya dan kita dipertontonkan soal itu, dengan kasus ini jeblok, poinnya lima,” kata Ganjar dalam acara tersebut.


Usai pernyataan Ganjar itu, publik menjadi gaduh. Banyak yang menuding bahwa Ganjar sudah melakukan serangan kepada Jokowi.

Dalam podcast di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (AFU), Kamis (30/11), Ganjar mengutarakan kritik itu berdasarkan data dan realita yang terjadi.

Bahkan kritik tersebut merupakan bagian dari rasa sayangnya kepada Jokowi.

“Ya juga mendapatkan banyak kritik, ‘Pak Ganjar kenapa nyerang Pak Jokowi? Saya tidak ada kebencian sama sekali, data dan faktanya ada,” ujar Ganjar

“Sebagai sahabat, sebagai teman karena ada civil society yang bicara, kan saya harus mengingatkan, itu rasa cinta kita,” ungkapnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengakui banyak orang yang tersinggung. Namun dirinya harus jujur dalam melihat kondisi yang ada saat ini.

“Bahwa kejujuran penting, mengingatkan penting, tapi tidak setiap orang nyaman. Itulah ketulusan, tanpa kebencian lho,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya