Berita

Dok Foto/Ist

Bisnis

Tahun Depan BTN akan Luncurkan Layanan Paylater

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 01:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Tabungan Negara (BTN) akan segera meluncurkan layanan paylater pada awal 2024 mendatang atau di kuartal awal tahun depan.

Direktur Utama BTN, Nixon Napitupulu mengatakan bahwa saat ini layanan tersebut masih dalam tahap pengembangan, dan akan segera masuk ke tahap uji coba.

“Kita masih pengembangan, sebentar lagi mau masuk tahapan piloting, mudah-mudahan awal tahun kita luncurkan di kuartal I 2024 kita akan luncurkan paylater BTN,” kata Nixon dalam Public Expose Live, Rabu (29/11).


Layanan paylater ini disebut sebagai upaya BTN dalam memberikan layanan yang jauh lebih murah kepada nasabah dibandingkan dengan paylater yang dikeluarkan platform atau lembaga lain.

Menurut Nixon, paylater BTN akan memiliki bunga yang rendah dari pada lembaga lain, sehingga layanan tersebut tidak akan memberatkan para nasabahnya.

“Sistemnya kita lakukan justru tidak mereka mengajukan aplikasi, tapi kita yang menawarkan nasabah existing dan ini lagi kita coba pilot-nya. Sehingga nanti prosesnya juga mudah-mudahan bisa cair 1-2 hari, jadi begitu approve, teken-nya online langsung kita kreditkan ke rekening paylater-nya, modelnya seperti kartu kredit online,” ungkapnya.

Adapun segmen yang dibidik BTN secara khusus yaitu nasabah mereka sendiri yang juga memiliki kredit Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Kita melihat banyak sekali nasabah kami memiliki kebutuhan, jadi kita tahap awal tetap di existing customer karena kita punya 5 juta customer. Dan di tahun ke 5 biasanya mereka butuh untuk renovasi rumah atau kebutuhan, karena anak nambah sehingga butuh nambah kamar, furnitur dan lain sebagainya,” jelasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya