Berita

Ketua Dewan Pakar Timnas Amin, Hamdan Zoelva/RMOL

Politik

Godok Program Pasangan Amin, Dewan Pakar Timnas Dorong Refungsi IKN hingga Reindustrialisasi

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 19:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pakar Tim Nasional Pemenangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) menggelar rapat konsolidasi perdana untuk penajaman visi, misi, dan program, di Bimasena, The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (29/11).
 
"Dewan Pakar Timnas Amin merancang program kerja yang lebih realistis, jelas, dan terukur dalam memajukan Indonesia. Bukan sekadar janji kampanye," kata Ketua Dewan Pakar Timnas Amin, Hamdan Zoelva.

Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2013-2015 itu juga menjelaskan, tujuan utama dari visi dan misi Amin adalah mewujudkan rakyat yang berdaulat, adil, dan makmur untuk semua.


"Dewan Pakar merumuskan strategi pemenangan melalui solusi nyata dan target-target realistis," jelas Hamdan Zoelva.

Setidaknya ada 8 amanat perubahan yang digodok Dewan Pakar Timnas Amin. Pertama, Dewan Pakar bersepakat mewujudkan lebih banyak lapangan pekerjaan baru. Kedua, mengutamakan kredit usaha rakyat tanpa bunga. Ketiga, menambah bantuan pangan untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat.

Keempat, menggagas program satu rumah satu sarjana dan satu pengusaha untuk menekan kemiskinan. Kelima, program pelestarian lingkungan. Keenam, refungsi IKN.

"IKN ini direfungsi menjadi kawasan green economies dan juga mewujudkan reurbanisasi 14 kota yang ada serta menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia," beber Hamdan.

"Dana yang tadinya dikelola untuk IKN, bisa mereurbanisasi 14 kota yang ada. Sehingga membentuk satu sentra ekonomi baru. Tidak hanya satu tapi di berbagai kota," sambungnya.

Ketujuh, melakukan Reindustrialisasi, dan terakhir, membentuk badan pembiayaan baru untuk fokus pada pangan, perumahan, dan modal kerja bagi masyarakat rentan dan anak-anak muda.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya