Berita

Pemasangan Baliho pasangan Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Baliho Kampanye Amin Kalah dengan Paslon Sebelah, Jubir Timnas: Anggaran Terbatas

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 12:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggunaan baliho dalam berkampanye masih dipandang sebagai salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan simpati calon pemilih. Visualisasi baliho yang menarik diyakini akan memengaruhi opini publik untuk memberikan suaranya.

Nah, dari tiga kandidat capres-cawapres 2024, hanya pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang terlihat sangat jarang memanfaatkan baliho.

Baliho pasangan Amin itu terlihat sangat sedikit bila dibandingkan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.


Menurut Jurubicara Timnas pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin), Surya Tjandra, minimnya baliho yang terpampang karena dana yang dimiliki pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu sangat terbatas.

"Anggaran terbatas, bahkan beberapa kawan inisiatif (bikin) gerakan pasang spanduk banner secara mandiri di seluruh negeri," kata Surya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/11).

Tidak hanya baliho, kampanye pasangan capres-cawapres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa di media sosial tidak semasif pasangan sebelah.

"Kita tidak pakai buzzer, influencer kita kebanyakan dari rakyat sendiri, anak muda, profesional, bahkan dari kelompok disabilitas," pungkas Surya Tjandra.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya