Berita

Jumpa pers Pimpinan KPU di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (28/11)/RMOL

Politik

Penyediaan Logistik Pemilu 2024, KPU Klaim Penghematan Hingga Ratusan Miliar

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 00:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengklaim melakukan penghematan anggaran dalam penyediaan logistik pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah.

Hal itu disampaikan Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (28/11).

Sosok yang kerap disapa Drajat itu menjelaskan, KPU menerapkan dua tahap pengadaan logistik Pemilu Serentak 2024, yang jika ditotal berhasil menghemat Rp381 miliar.


Pasalnya, dia menyebutkan hasil kerja sama KPU dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), nilai penghematan anggaran di tahap pertama lebih besar.

"Untuk pengadaan logistik tahap satu, KPU berhasil melakukan efisiensi sebesar 42,72 persen atau sebesar Rp225 miliar," ujar Drajat.

Sementara, untuk pengadaan logistik tahap kedua yang dilakukan bersama LKPP, KPU RI juga berhasil berhemat ratusan miliar rupiah, meskipun jumlahnya tidak sebesar tahap pertama.

"Dalam pengadaan logistik Pemilu 2024 tahap kedua, KPU bersama-sama dengan LKPP berhasil melakukan efisiensi 18,27 persen atau sekitar kurang lebih Rp156 miliar," demikian Drajat menambahkan.

Berikut ini daftar jenis logistik Pemilu Serentak 2024 yang dilaksanakan KPU RI untuk Tahap 1 dan 2:

1. Kotak suara: 8.084.563 buah

2. Tinta: 1.640.322 buah

3. Bilik pemungutan suara: 3.280.644 buah

4. Segel: 78.378.738 keping

5. Segel kabel tis: 21.170.356 buah.

6. Surat Suara: 1.208.921.320 lembar
 
7. Sampul: 61.161.473 lembar

8. Formulir: 8.137.230 set

9. Alat bantu tuna netra: 1.640.322 lembar terdiri untuk alat bantu pemilihan presiden dan wakil presiden dan pemilu DPD RI

10. Daftar pasangan calon dan daftar calon tetap: 820.161 lembar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya