Berita

AAUI/Net

Bisnis

Investasi Asuransi Banyak Ditempatkan di SBN dengan Nilai Rp 32,82 Triliun

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 23:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar 33,3 persen dari investasi industri asuransi umum ditempatkan di instrumen Surat Berharga Negara (SBN), di mana nilainya mencapai Rp 32,82 triliun pada kuartal III 2023.

Sementara per kuartal III 2023, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyoroti bahwa total investasi yang dilakukan industri asuransi umum mencapai senilai Rp 98,64 triliun atau tumbuh 9,02 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 90,47 triliun.

Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset Trinita Situmeang mengatakan, Industri asuransi umum juga berinvestasi pada instrumen deposito.


"Industri asuransi umum juga berinvestasi pada instrumen deposito, baik berjangka maupun sertifikat, dengan porsi sebesar 24 persen atau senilai Rp 23,69 triliun," kata Trinita dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/11).

"Industri asuransi umum juga tercatat berinvestasi pada instrumen reksa dana dengan porsi sebesar 16,2 persen atau senilai Rp 16,04 triliun," tambahnya.

Pada instrumen investasi lain, porsinya sebesar 10,9 persen atau senilai Rp 10,78 triliun.

"Disusul instrumen obligasi korporasi dengan porsi sebesar 10,8 persen atau senilai Rp 10,61 triliun, dan paling sedikit pada instrumen saham dengan porsi sebesar 4,9 persen atau senilai Rp 4,81 triliun.

Untuk pendapatan premi industri asuransi umum sampai kuartal III 203, AAUI menyebut nilainya Rp 73,58 triliun, meningkat 10,1 persen year of year dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 66,85 triliun.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya