Berita

Anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina, usai menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa (28/11)/RMOL

Hukum

Dicecar 28 Pertanyaan, Politikus PDIP Vita Ervina Bantah Ada Aliran Uang Korupsi SYL

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 18:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selama hampir 8 jam diperiksa, anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina, mengaku dicecar 28 pertanyaan. Dia membantah ada aliran uang dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Hal itu disampaikan langsung Legislator Fraksi PDI Perjuangan usai menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.30 WIB hingga 18.20 WIB di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (28/11).

"Hari ini saya dimintai keterangan, hadir sebagai saksi. Tadi sih ada sekitar 28 (pertanyaan)" kata Vita kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa malam (28/11).


Saat ditanya soal dugaan adanya aliran uang dari SYL ke Komisi IV DPR RI, Vita membantahnya.

"Saya enggak tahu, tidak seperti itu ya," tuturnya.

Bahkan, Vita membantah disebut meminta proyek kepada SYL.

"Wih, enggak ada itu, semua terkait sama aspirasi. Enggak ada, enggak ada (minta proyek)," tegasnya.

Namun saat ditanya soal penggeledahan di rumah dinasnya di komplek rumah dinas anggota DPR RI di Kalibata, Jakarta Selatan, Vita memastikan tidak ada barang bukti yang berkaitan dengan perkara korupsi yang menjerat SYL.

"Tanyakan saja, bahwa memang tidak ada yang terkait sama saya," pungkas Vita.

Pada Rabu (15/11), KPK telah menggeledah rumah dinas anggota DPR RI, Vita Ervina, di Kalibata, Jakarta Selatan. Dari penggeledahan itu, diperoleh catatan dokumen dan bukti elektronik. KPK pun langsung melakukan penyitaan sebagai barang bukti berkas perkara SYL.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya