Berita

Puluhan napiter gelar deklarasi damai di Kantor Kesbang Pol Kota Tasikmalaya/RMOLJabar

Politik

Puluhan Mantan Napiter Ikut Sosialisasikan Pemilu Damai di Tasikmalaya

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 03:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jelang Pemilu 2024, sejumlah mantan narapidana teroris (napiter) se-Priangan Timur menggelar deklarasi damai di Aula Nusantara Kantor Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Senin (27/11).

31 orang bekas napiter itu selama puluhan tahun tak pernah menyalurkan hak pilihnya dalam pemilu dan kini mereka akan ikut nyoblos pada Pemilu 2024.

Ketua Yayasan Ansharul Islam, Anton Hilman mengatakan, pihaknya bersama rekan-rekan eks napiter siap ikut menyukseskan pemilu tahun ini.


"Kami dan teman-teman siap sukseskan Pemilu 2024. Saya ini pertama kali akan masuk ke TPS untuk menyalurkan hak suara," kata Anton Hilman dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Anton bersama rekan- rekannya mengatakan, pihaknya siap untuk mensukseskan Pemilu 2024 damai dan aman.

"Kami juga minta semua tidak melakukan aksi teror atau kekerasan. Kita wujudkan pemilu dengan damai, sehingga demokrasi bisa terwujud dengan baik," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Ade Hendar menjelaskan, semua sudah paham bahwa pesta demokrasi pemilu dalam tahapan akan memasuki tahun 2024.

"Kami dengan seluruh elemen bersama KPU dan Bawaslu khususnya dengan saudara-saudara kita bahwa mereka mendukung dan menyatakan berperan aktif dalam proses demokrasi yang akan berjalan sampai 2024 nanti," ujar Ade Hendar.

Lebih lanjut, Ade Hendar menuturkan, mereka buktikan dengan deklarasi lalu membuat surat pernyataan yang ditandatanganinya.

"Saudara kita itu sama tak ada perbedaan. Sesuai ketentuan semua perlakuan sama tak ada perbedaan," tutup Ade Hendar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya