Berita

Warga Palestina di Gaza mencari tempat berlindung selama gencatan senjata/Net

Dunia

Hari Terakhir Gencatan Senjata, Hamas Siap Perpanjang Kesepakatan

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 12:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menjelang akhir gencatan senjata empat hari, Hamas menyatakan kesediaannya untuk memperpanjang kesepakatan dengan membebaskan lebih banyak sandera.

Gencatan senjata empat hari yang dimulai pada Jumat pagi (25/11) akan berakhir pada Selasa pagi (28/11) waktu setempat.

Sejauh ini, kesepakatan tersebut telah berhasil membebaskan puluhan sandera Israel dan warga negara asing oleh Hamas. Sebaliknya, lebih dari 100 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel juga dibebaskan.


Menjelang akhir gencatan senjata, sejumlah pihak seperti Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar berupaya untuk memperpanjang kesepakatan.

"Itulah tujuan saya, itulah tujuan kami, untuk menjaga jeda ini lebih lama lagi sehingga kita dapat terus melihat lebih banyak sandera keluar dan memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan kepada mereka yang membutuhkan di Gaza," kata Presiden AS Joe Biden pada Minggu (28/11), seperti dikutip Al Arabiya.

Sementara itu, Hamas telah mengisyaratkan kesediaannya untuk memperpanjang gencatan senjata hingga dua atau empat hari. Diperkirakan jangka waktu tersebut cukup untuk membebaskan 20 hingga 40 sandera Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya