Berita

Kapten Timnas Amin, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus/Ist

Politik

Jelang Kampanye, Para Jubir Pasangan Amin Ikuti Pembekalan

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 21:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jelang kampanye, para Jurubicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) berkumpul, mengikuti pembekalan, di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat (26/11).

Anggota yang hadir merupakan kumpulan dari jurubicara senior, muda, para pimpinan partai koalisi, pimpinan internal, dan konten kreator.

"Jurubicara harus mudah dihubungi. Kita harus bersedia dihubungi kapan pun," pesan Deputi Media dan Komunikasi, Saur Hutabarat.


Dalam setiap kontestasi politik, peran jurubicara kampanye memiliki pengaruh signifikan dalam meraih simpati dan kemenangan, termasuk pada pemilihan presiden (Pilpres).

Menyadari itu, Timnas Amin menunjuk puluhan nama untuk menjadi jurubicara. Tak tanggung-tanggung, ada 90 tokoh yang dipilih.

Mereka berasal dari kelompok beragam, mulai cendikiawan, politikus, agamawan, pengusaha, influencer, hingga milenial.

Sementara itu, Kapten Timnas Amin, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus, menekankan bahwa para Jubir mengemban mission oriented, bukan money oriented.

"Jubir ini bukan hanya mengurangi perdebatan, tapi bagaimana mengambil hati rakyat," Jelas Syaugi dalam sambutannya.

Hal senada diungkapkan Coach Timnas Amin, yang meminta agar jurubicara mampu menjangkau sampai lapisan bawah masyarakat.

"Banyak yang tanya, koalisi perubahan itu koalisi apa? Perlu kita jawab, karena ide perubahan itu belum begitu dipahami sebagian masyarakat," katanya.

Secara umum jurubicara bertanggungjawab menyampaikan visi misi Capres-Cawapres dan membantu memperluas jangkauan kampanye. Jadi membantu calon presiden dan wakil presiden mencapai sebanyak mungkin pemilih potensial.

Tugas lainnya, berperan mengatasi dan menjelaskan setiap kontroversi yang mungkin timbul, agar tidak merugikan citra Capres-Cawapres.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya