Berita

Gambar udara yang menunjukkan petugas mengenakan pakaian pelindung untuk memusnahkan ayam di peternakan unggas di Kashima, Prefektur Saga, Jepang pada 25 November 2023/Net

Dunia

Deteksi Flu Burung, Jepang Musnahkan 40 Ribu Ekor Unggas

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 12:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Jepang akan membasmi 40 ribu ekor unggas di peternakan di Prefektur Saga, Jepang bagian selatan, setelah ditemukannya kasus flu burung pertama tipe H5.

Berdasarkan laporan dari stasiun penyiaran publik NHK yang dikutip Reuters, kasus flu burung yang sangat patogen di musim ini terdeteksi pada Sabtu (25/11), setelah banyak unggas yang ditemukan mati di peternakan itu pada hari sebelumnya.

"Pemerintah setempat di Prefektur Saga akan membunuh sekitar 40 ribu unggas di peternakan tersebut,"kata pejabat kementerian pertanian.


Dalam upaya pemusnahan puluhan ribu unggas itu, petugas setempat terlihat mengenakan pakaian pelindung di peternakan unggas setempat.

Sejak beberapa tahun terakhir, flu burung tipe H5 ini merupakan tipe yang sangat patogen, yang telah menyebar di seluruh dunia dan menyebabkan ratusan juta burung terpaksa dibunuh secara massal.

Pada musim lalu, sebanyak 17,7 juta burung unggas telah di Jepang dibunuh oleh Pemerintah Jepang sebagai upaya antisipasi kasus flu burung itu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya