Berita

Ilustrasi/Net

Publika

Syair Lagu yang Miskin Semakin Miskin

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 09:57 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

DENDANG syair lagu merdu sebagai kritik sosial kembali dipopulerkan. Syair lagu tersebut berbunyi “yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya”.

Syair lagu terkesan diingatkan kembali, ketika jalan tol mengalami kemacetan sejauh 13 kilometer, yakni dengan penjelasan karena adanya demonstrasi buruh. Buruh yang menuntut kenaikan upah.

Upah yang layak dalam perspektif dan kepentingan buruh, terutama kepentingan Parpol Buruh. Organisasi buruh menuntut kenaikan upah sebesar 15 persen, namun pemerintah daerah secara ekstrem menaikkan upah sangat jauh dari harapan buruh. Secara ekstrem, bahkan upah tahun 2024 naik sedikit sekali, ada yang kurang dari Rp50 sebulan.


Persoalannya adalah benarkah telah terjadi perampasan kesejahteraan buruh pada khususnya, terutama masyarakat pada umumnya di Indonesia.

Benarkah pemerintah yang sedang berkuasa secara nyata kasat mata telanjang dan terang-benderang telah bertindak memiskinkan rakyatnya dan meng-kaya-kan sebagaian kecil dari penduduk, yang lebih dicintainya sebagai kroni-kroni yang sepemahaman. Apa yang sesungguhnya terjadi, benarkah kaum kapitalis memangsa buruh proletar?

Data dari International Monetary Fund tahun 2023 memberikan informasi bahwa Produk Domestik Bruto Indonesia berdasarkan pangsa paritas daya beli (PPP) terhadap total dunia sebesar 1,42 persen pada tahun 1980.

Angka tersebut meningkat menjadi 1,92 persen tahun 1990. Menjadi sebesar 1,95 persen tahun 2000, yakni setelah krisis ekonomi negatif 13,5 persen tahun 1998. Naik lagi menjadi 2,28 persen tahun 2010. Juga naik lagi menjadi 2,48 persen tahun 2020. Terakhir estimasi tahun 2023 sebesar 2,51 persen.

Artinya, kesejahteraan secara umum penduduk di Indonesia mengalami peningkatan daya beli, walaupun sudah memperbandingkan terhadap kemajuan perekonomian di seluruh dunia.

Jadi, suara dendang sangat nyaring lagu yang miskin semakin miskin secara statistik telanjang dan bersifat makro tidak didukung. Yang terjadi justru peningkatan output, yang juga peningkatan daya beli terhadap perekonomian tingkat dunia.

Implikasinya, lagu kritik sosial itu memang sebuah lagu kritik yang sangat nikmat terdengar di telinga, namun tidak kunjung didukung oleh bukti-bukti empiris secara makro ekonomi.

Data tersebut di atas juga membantah tentang “dakwaan” pemerintahan yang sedang berkuasa berfungsi sebagai monster (leviathan), yang menghisap dan memangsa kesejahteraan rakyat banyak. Sungguh tidak ada dukungan data yang menyatakan bahwa pemerintah terbukti telah memiskinkan rakyatnya, karena data PDB PPP di atas naik.

Tidak terbukti bahwa pemerintah secara terstruktur telah memiskinkan rakyat kebanyakan di negerinya. Negeri bagaikan rangkaian ratna mutu manikam keindahan mutiara bertaburan dari Sabang sampai Merauke, serta dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef); yang juga pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya