Berita

Tiga relawan MER-C Indonesia di Gaza/Net

Dunia

Kondisi Makin Berbahaya, Tiga Relawan MER-C Memutuskan Keluar Gaza

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 14:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah berhasil mengevakuasi diri ke Gaza bagian selatan, tiga relawan MER-C Indonesia akhirnya memutuskan untuk keluar dari wilayah tersebut menuju perbatasan Rafah di Mesir.

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengatakan saat ini relawan MER-C sedang ada di dekat Rafah, tepatnya di salah satu Madrasah Jenin, di samping Rumah Sakit Eropa.

"Mereka dalam kondisi baik dan komunikasi masih bisa dilakukan meskipun terganggu sinyal," ungkap Sarbini, kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (24/11).  


Menurut penuturan Sarbini, kondisi di Gaza Selatan sedikit lebih baik daripada di utara. Sebab lokasi tersebut merupakan wilayah yang disiapkan Israel untuk mengevakuasi sipil.

"Gaza Selatan ini disiapkan Israel untuk pengungsian. Akses air dan listrik di sana sedikit lebih baik dibanding di utara," jelasnya.

Dia membenarkan kabar rencana evakuasi tiga relawan oleh Kementerian Luar Negeri RI. Dikatakan Sarbini, kondisi di Jalur Gaza sudah semakin berbahaya dan pemerintah juga menilai demikian, sehingga evakuasi keluar wilayah konflik tengah diupayakan.

"Karena kondisinya inikah yang semakin berbahaya. Jadi pihak Kemlu memutuskan untuk melakukan penyelamatan, itukan sudah tugas negara untuk melakukan evakuasi," jelasnya.

Kendati demikian, Sarbini belum bisa memastikan kapan pastinya evakuasi akan dilakukan karena bergantung pada kondisi keamanan di sana.

"Tapi apakah nanti kondisinya akan mulus atau tidak bergantung pada kondisi keamanan di sana. Karena sekarang kan masih perang, meskipun gencatan senjata tapi kondisi belum terlalu aman," tutur Sarbini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya