Berita

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2024 pada Kamis, 23 November 2023/Repro

Bisnis

Sri Mulyani: Indonesia Hadapi Ancaman Iklim Serius

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 15:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seluruh dunia, termasuk Indonesia, tengah menghadapi ancaman climate change serius yang memerlukan respon cepat dari sisi instrumen fiskal.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2024 yang disiarkan melalui akun YouTube pada Kamis (23/11).

Dalam sambutannya, Sri Mulyani mengatakan Kemenkeu telah mengambil perannya dengan terlibat aktif dalam upaya antisipasi perubahan iklim global.


“Kami di Kemenkeu termasuk institusi yang cukup aktif melakukan engagement (terlibat). Juga membantu untuk membangun fondasi-fondasi bagi antisipasi dampak climate change yang luar biasa bagi umat manusia,” ujar Sri.

Adapun langkah yang dilakukan Kemenkeu di antaranya membangun carbon market (pasar karbon), dan mengenalkan carbon tax (pajak karbon)  secara bertahap.

Sementara, dalam negosiasi internasional, Kemenkeu juga dikatakan telah berupaya mendapatkan dukungan global untuk agenda penurunan emisi karbon di Indonesia.

Sri Mulyani mencontohkan, energy transition mechanism (mekanisme transisi energi) yang selama ini sudah diumumkan, membentuk country platform dan membangun blended finance (pendanaan campuran) dalam rangka meningkatkan peran energi terbarukan dan mengendalikan peranan dari energi yang berasal dari fosil fuel.

“Sehingga Indonesia bisa tetap tumbuh tinggi namun emisi karbon yang berasal dari energi nya makin menurun atau bisa turunkan,” sambung Sri Mulyani.

Pada pekan depan, Indonesia sendiri dikabarkan akan menghadiri Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) di Dubai, yang salah satunya akan membahas pendanaan untuk agenda keberlanjutan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya