Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Libur Thanksgiving: Wall Street Menguat, Saham terkait Minyak Anjlok

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham di Asia dibuka stagnan pada Kamis (23/11), setelah Wall Street menguat pada Rabu (22/11), jelang libur Natal dan Thanksgiving di Amerika serikat.

Sementara, saham-saham terkait minyak bumi turun karena eksportir minyak utama menunda pertemuannya.

Sebagian besar saham terkait minyak seperti ExxonMobil dan Halliburton melemah setelah pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya diundur ke 30 November, sehingga menyebabkan harga minyak mentah lebih rendah.


Indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 184,74 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 35.273,03.

Indeks S&P 500 meningkat 18,43 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 4.556,62. Indeks komposit Nasdaq menguat 65,88 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 14.265,86.

Pasar juga terdorong oleh berita tentang gencatan senjata selama empat hari dalam perang Gaza, di mana Hamas akan membebaskan sedikitnya 50 sandera menyusul serangan mematikan terhadap Israel pada 7 Oktober.

Di antara masing-masing perusahaan, Saham Nvidia anjlok 2,5 persen dipicu perkiraan penurunan penjualan di Tiongkok. Di sisi lain, Nvidia  melaporkan laba sebesar 9,2 miliar dolar AS. Pendapatannya melonjak menjadi 18,1 miliar dolar AS, dibandingkan dengan 5,9 miliar dolar AS pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Pasar akan tutup untuk liburan Thanksgiving pada hari Kamis dan akan menghentikan perdagangan lebih awal pada hari Jumat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya