Berita

Diaspora Indonesia di Eropa mempertanyakan integritas Presiden Jokowi di akhir masa jabatannya/Istimewa

Politik

Buat Surat Terbuka untuk Jokowi, Diaspora Indonesia di Eropa: Ini Bukan Akhir yang Kami Inginkan

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 22:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinamika menjelang Pemilu 2024 bukan hanya terasa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote saja. Tetapi juga menggema hingga mancanegara.

Hal ini terlihat dari aksi sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Diaspora Indonesia di Eropa yang membuat Surat Terbuka untuk Presiden Joko Widodo.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (22/11), Diaspora Indonesia yang bermukim di Eropa ini menegaskan, pilihan mungkin berbeda, tetapi landasan kita harus tetap sama: konstitusi dan demokrasi.


Adapun mereka yang menginisiasi Surat Terbuka ini antara lain Narendra Rake, Budi EL Gaol, dan Husni Suwandhi dari Jerman. Kemudian Sakaria Wielgosz dari Swiss, Bambang Ponco dan Sofana Plant di Belanda, Dini Dewi di Austria, dan Nia Poniyah asal Belgia.

Berikut isi lengkap Surat Terbuka dari Diaspora Indonesia di Eropa:

Surat Terbuka

Kepada sang Presiden Joko Widodo yang kami cintai

Di Eropa, beku menggelayuti hati.
Kami, Diaspora Indonesia, terbentur keresahan yang tak kunjung luntur.
Dalam jarak yang memisahkan,
pertanyaan kami terluka,
Mengapa, Sang Presiden kita berjalan dalam lorong yang suram?

Semangat reformasi yang mempersatukan kita.
Norma-norma demokrasi yang mempererat kita.

Permohonan kami sederhana,
berpegang pada cita-cita reformasi dengan prinsip demokrasi yang tulus.

Namun sekarang,
kita berjalan pada jalur yang berlainan.
Berat hati untuk terus bergandengan tangan.

Mengapa, Sang Presiden kita terasing dalam keheningan?

Kami pengikutmu,
pendamping setiamu dalam perjalanan panjang.
Dari Surakarta hingga Istana,
selalu ada di belakangmu.

Namun,
kini hanya kekosongan dalam tanya.

Mengapa, Sang Presiden, apakah yang terjadi?

Mahkamah Konstitusi,
penjaga konstitusi kita,
Haruskah prinsip-prinsip tertinggi kita terpinggirkan?
Haruskan moral ini dikesampingkan?

Mengapa, Sang Presiden, integritas terkikis oleh angin?

Pemilu di depan, kita berharap transparansi dan keadilan.
Namun, ragu dalam raga mulai muncul.
Luka dan air mata tak mungkin lagi dipendam.

Apakah ini yang akan Engkau wariskan pada bangsa?

Mengapa, Sang Presiden, harapan kami kabur dalam kabut?

Kami, Diaspora Indonesia di Eropa,
mencintai dirimu, Sang Presiden.
Kami pernah menaruh harapan besar pada pundakmu.
Kami telah menyerahkan mimpi akan bangsa ini pada tanganmu.

Namun,
kekhawatiran kami menyelimuti duka di hati.
Akankah dirimu kuat,
mempertahankan mimpi dan janji bersama sampai akhir nanti?

Mengapa, Sang Presiden, kita harus berjalan dalam kegelapan yang pekat?

Meskipun jauh dari tanah air,
Jiwa dan raga kami Indonesia
Kami pernah berjuang bersamamu,
dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.

Presiden Jokowi yang kami cintai,
kami ingin warismu yang agung berlanjut,
Karena kerja keras dan prestasimu, akan kami sampaikan pada generasi masa depan.

Kepada Presiden Jokowi yang kami cintai,
ini bukan akhir yang kami inginkan…”

Hormat Kami,

Masyarakat Diaspora Indonesia di Eropa
.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya