Berita

Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi/Net

Politik

Jelang Kampanye Pemilu, Drama dan Narasi Terzolimi Sudah Tidak Laku

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 20:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masa kampanye Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari diharapkan bisa diisi calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dengan gagasan dan visi misi demi kemajuan bangsa.

"Baik Capres-Cawapres maupun Caleg tentu mengajak masyarakat memilih mereka. Ajakan ini harus dilihat dari apa yang ditawarkan," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/11).

Menurut Teddy, masyarakat saat ini sudah cukup cerdas dalam menilai calon pemimpin masa depan. Drama-drama dan narasi provokatif, kata dia, akan sulit diterima masyarakat karena sudah belajar dari Pemilu sebelumnya.


"Narasi dan drama terzolimi sudah tidak bisa lagi dipergunakan sebagai tawaran karena masyarakat belajar banyak dari Pemilu ke Pemilu. Narasi itu bagian dari teknik kampanye, sehingga tidak bisa lagi dijadikan sebuah rujukan," ujarnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada semua kontestan mengedepankan ide dan gagasan brilian untuk ditawarkan saat kampanye yang dimulai pada 28 November 2023 nanti.

Melihat kondisi terkini, Teddy menganggap pihak-pihak yang masih menggunakan drama politik untuk menggaet suara rakyat telah usang.

"Strategi kampanye usang dipergunakan oleh kelompok yang sudah putus asa. Ini dilakukan bagi mereka yang tidak punya nilai lebih untuk ditawarkan ke masyarakat," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya