Berita

Pasangan Capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Jadi Solusi Amin untuk Memperlancar Pembangunan Nasional

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 13:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran pelaksanaan kebijakan dan pembangunan nasional.

Sayangnya, dalam pandangan calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan, kebijakan pemerintah pusat dan daerah seringkali tidak sinkron. Hal ini terjadi karena tidak adanya arahan yang jelas dari pusat ke daerah.

"Saya pernah merasakan jadi kepala daerah, kalau cerita pernah tidak menerima perintah dari pusat untuk memperbaiki kesehatan? Tidak pernah. Pernah tidak diperintah untuk memperbaiki pendidikan? Tidak pernah," jelas Anies saat menghadiri dialog terbuka Muhammadiyah bersama calon pemimpin bangsa di Edutorium Universitas Muhammadiyah, Surakarta, Rabu (22/11).


Karena itu, ke depan Anies yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bertekad, jika mendapat mandat dari rakyat menjadi pemimpin 2024 maka membuat semacam guideline dari pusat untuk semua isu yang harus dikerjakan oleh seluruh daerah.

"Kenapa? Karena pusat mengirimkan dana transfer. Dana transfer dikirimkan tapi tidak diiringi dengan tuntutan kinerja. Apa yang terjadi? Dana transfernya diterima tapi di jalan tidak dilaksanakan program-program untuk kesejahteraan rakyat," beber Anies.

"InsyaAllah dengan seperti ini maka sinkronisasi itu akan terjadi. InsyaAllah ini akan membuat aliran APBN kita, APBD kita, dirasakan lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya