Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat hadiri dialog terbuka Muhammadiyah, Rabu (22/11)/Repro

Politik

Anies Prihatin Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 12:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menilai Indonesia saat ini mengalami kemunduran dalam berdemokrasi dan bernegara.

Pernyataan tersebut disampaikan Anies saat menghadiri dialog terbuka Muhammadiyah bersama calon pemimpin bangsa di Edutorium Universitas Muhammadiyah, Surakarta, Rabu (22/11).

"Indeks demokrasi kita turun dari tahun 2015 ke 2022, indeks kebebasan pers turun, indeks persepsi korupsi juga menurun," kata Anies merasa prihatin.


Dituturkan Anies, indeks demokrasi turun dari 7,08 pada 2015 menjadi 6,71 pada 2022. Kemudian indeks kebebasan pers dari 59,25 (2015) menjadi 54,83 (2022). Begitu juga dengan indeks persepsi korupsi yang turun dari 36 (2015) menjadi 34 (2022).

Menurut capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu, hal tersebut terjadi karena lunturnya integritas kepemimpinan.

Berangkat dari kenyataan tersebut, capres yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu bertekad mengembalikan integritas sebagai pegangan dalam memimpin.

"Kita berencana, InsyaAllah bisa mengembalikan agar integritas menjadi prioritas utama di dalam menjalankan pemerintahan," pungkas Anies.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya