Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Nataru, Pertamina Siapkan Dana Rp 116 T untuk Amankan Stok BBM-LPG

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Pertamina (Persero) telah memastikan cadangan dana yang cukup untuk mengamankan stok BBM dan LPG di periode tersebut.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melaporkan pihaknya telah menyiapkan dana 7,5 miliar dolar atau senilai Rp 116 triliun untuk mengamankan pasokan mereka.

"Kami pastikan rata-rata stok (BBM subsidi) di kita adalah 21 hari-26 hari dengan nilai idle money yang harus kami tahan di inventory sekitar 7,5 miliar dolar untuk menjaga keamanan pasokan yang kami pastikan natal dan tahun baru akan berjalan dengan lancar," kata Nicke dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (21/11).


Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan dalam bagiannya merinci bahwa angka 26 hari keamanan BBM subsidi itu adalah perkiraan maksimal yang mereka bisa amankan.

Dikatakan Riva, pihaknya juga telah menyiapkan satuan tugas (satgas) Pertamina yang dikhususkan untuk melayani libur Nataru tahun ini, dengan menyiapkan lebih dari 7.400 SPBU.

Menurut Riv, pihaknya juga menyiapkan 667 SPBE, 48.207 agen atau outlet LPG, 391 motoris yang akan beroperasi di jalan tol, hingga 201 mobil tangki yang akan bersiaga. Serta 114 terminal BBM dan 23 terminal LPG yang dipersiapkan Pertamina untuk nataru.

"Pertamina juga melakukan inspeksi terhadap kelayakan sarana dan fasilitas (sarfas) terminal BBM, yakni pipa, tangki, dan sebagainya. Juga sarfas SPBU, mobil tangki, dan kesehatan awal mobil tangki selama periode satgas nataru," bunyi bahan paparan Pertamina.

Selain itu, Pertamina disebut juga akan memperhatikan kepulauan kecil yang berpotensi terkendala jika ada cuaca ekstrem, dengan komunikasi yang intens dengan pemerintah daerah setempat guna mengupayakan mitigasi cuaca ekstrem.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya