Berita

Calon presiden nomor 1 Anies Baswedan/Net

Politik

Beda dengan Paslon Lain, Anies: Visi Misi Amin Prioritaskan Kebutuhan Daerah

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 11:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon presiden nomor 1 Anies Baswedan memandang pembangunan ekonomi yang dikerjakan pemerintah saat ini hanya berorientasi pada pertumbuhan, bukan pada pemerataan.

Hal ini diungkap Anies saat menghadiri dialog terbuka Muhammadiyah bersama calon pemimpin bangsa di Edutorium Universitas Muhammadiyah, Surakarta, Rabu (22/11).

"Artinya kuenya membesar tapi potongannya tidak merata," kata Anies memberikan ilustrasi.


Atas alasan tersebut, capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu pun berniat mengubah kebijakan-kebijakan dengan memasukkan unsur keadilan dan kesetaraan.

"Jadi pendekatannya berubah dari pertumbuhan  semata-mata menjadi pemerataan dan keberlanjutan," sambungnya.

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun mengklaim, dibanding dua kandidat paslon lainnya, hanya pasangan Amin  atau Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang visi misinya membelah menjadi per sektor dan kawasan.

Pasangan Amin menyadari kebutuhan di Jawa berbeda dengan di Sumatera, begitupun dengan di Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Sehingga kebijakan yang nantinya akan dibuat mengacu pada prioritas kebutuhan daerah masing-masing.

"Sudah terlalu lama kebijakan kita simetris, disamakan seluruh wilayah. Seakan-akan Indonesia itu homogen. Indonesia itu kebutuhannya itu bervariasi," tandas Anies.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya