Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sempat Melesu, IHSG Diprediksi Menguat Tipis Hari Ini

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 11:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah sempat melemah beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan menguat pada perdagangan Rabu (22/11).

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan pergerakan indeks saham secara teknikal mulai membentuk koreksi jangka pendek. Namun, apabila IHSG tetap berada di atas 6.885, maka indeks akan melanjutkan fase uptrend menuju resisten 7.058.

"Berdasarkan indikator moving average convergence/divergence (MACD) menandakan momentum bullish," kata Ivan seperti dikutip dari riset hariannya.


Ia pun memproyeksi IHSG bergerak di rentang support 6.700 dan resistance 7.199 hari ini.

Sementara CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi bahwa IHSG akan kembali melemah. Menurutnya, indeks saham terlihat kembali melalui rentang konsolidasi wajarnya, karena minimnya sentimen, yang membuat IHSG cenderung tertekan.

"Selain itu, masih terjadinya capital outflow yang tercatat secara ytd (year to date) turut memberikan sentimen tersendiri bagi pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi tertekan," jelas William.

Ia memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.821 dan resistance 7.012 hari ini. William pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni INDF, BBNI, SMRA, TLKM, JSMR, UNVR, dan AALI.

Pada perdagangan Selasa (21/11) sebelumnya, IHSG ditutup melemah 33,09 poin atau minus 0,47 persen ke level 6.961.

Investor tercatat melakukan transaksi sebesar Rp 9,03 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,29 miliar saham.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya