Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Pemerintah Buka Lelang Wilayah Tambang Batu Bara hingga Nikel Dalam Negeri

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 09:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang baru dalam sektor pertambangan dengan mengumumkan pembukaan lelang Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) mineral logam dan batu bara.

Sebanyak 11 blok tambang telah dilelang mulai 14 November hingga 5 Desember 2023, yang menawarkan potensi sumber daya seperti bijih besi, batu bara, emas, galena, dan nikel.

Adapun beberapa lokasi lelang mencakup Blok Mulya Agung di Kota Waringin Timur dan Katingan di Kalimantan Tengah untuk bijih besi, Blok Ulu Rawas di Musi Rawas Utara Sumatera Selatan untuk bijih besi, serta Blok Bayung Lencir di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang menawarkan batu bara.


Blok-blok lainnya tersebar di Mandailing Natal, Sumatera Utara, serta Lahat dan Muara Enim di Sumatera Selatan, dengan fokus pada emas dan batu bara.

Proses lelang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Lelang WIUP mineral dan batu bara yang dapat diakses melalui situs web resmi Kementerian ESDM.

Peserta diharuskan memenuhi syarat ketat, termasuk ketentuan tidak memiliki izin pertambangan tertentu, seperti Izin Usaha Pertambangan, Izin Usaha Pertambangan Khusus, dan lainnya.

Selain itu, para calon peserta juga wajib menempatkan jaminan kesungguhan sebesar 10 persen  dari nilai Kompensasi Data Informasi pada bank pemerintah atau Himbara. Mereka juga diminta untuk mengajukan surat keterangan tidak adanya tunggakan piutang penerimaan negara bukan pajak di bidang pertambangan mineral dan batu bara.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Lelang WIUP mineral dan batubara dengan menggunakan akun Single-Sign On OSS-BKPM. Dokumen persyaratan administratif, teknis, pengelolaan lingkungan, finansial, dan dokumen penempatan jaminan kesungguhan harus disertakan dalam pendaftaran yang berakhir pada 29 November 2023.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya