Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Rep

Politik

Hasil Survei Prabowo-Gibran Moncer, AHY Yakin Menang di Putaran Pertama

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 22:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat meyakini pasangan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo-Gibran, menang pada putaran pertama.

Keyakinan itu dilontarkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada sambutan di acara Konsolidasi Pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto, di Hotel Aston, Madiun, Jawa Timur, Senin (20/11).

AHY mengatakan, Partai Demokrat telah menggandeng sejumlah lembaga survei untuk melihat respon masyarakat terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden. Hasilnya, suara untuk Prabowo-Gibran moncer.


"Kami laporkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran, alhamdulillah berada di rentang 42 hingga 45 persen, artinya bukan hanya unggul, tapi juga kuat. Cukup signifikan dibanding Paslon lain," katanya.

Berkaca dari hasil survei itu, dia meyakini Prabowo-Gibran mampu memenangkan pertarungan di putaran pertama.

"Sekali lagi, ini berdasarkan hasil survei dari tiga lembaga, dan tentu saja angka ini semakin menguatkan semangat, bahwa kita bisa menang satu putaran," imbuhnya.

Menurutnya, Prabowo-Gibran bisa menang jika seluruh partai pendukung mampu bekerja keras. Partai Demokrat, kata AHY, siap berkolaborasi secara solid memenangkan Prabowo-Gibran.

"Kita semua harus kerja keras, juga kerja cerdas, strateginya harus khas, pendekatannya harus pas, dalam konteks ini Partai Demokrat siap dan telah kami lakukan upaya terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan partai-partai lain yang tergabung di KIM," tandasnya.

AHY juga mengatakan, kolaborasi dan soliditas telah dilakukan, baik melalui TKN dan TKD (tim kemenangan daerah), maupun berinteraksi langsung dan berkoordinasi dengan jaring-jaring relawan di lapangan.

"Saya pribadi siap mendampingi bapak Prabowo di panggung-panggung kampanye di berbagai daerah di indonesia. Siap perintah!" tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya