Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani/Net

Politik

Kritikan Ganjar ke Pemerintah Ternyata Bukan Instruksi PDIP, Autopilot?

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 21:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kritikan Calon Presiden Ganjar Pranowo kepada pemerintah ternyata bukan atas arahan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani dalam merespons manuver capres nomor urut 3 yang kerap mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo ini.

"Enggak ada instruksi. Hal-hal seperti itu (kritik ke pemerintah) disampaikan Pak Ganjar selaku capres. Pasti beliau menyampaikan karena punya data," kata Puan Maharani di Komppleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/11).


Meski tidak ada instruksi, kritikan Ganjar kepada pemerintah sebenarnya juga kerap dilakukan PDIP sebagai partai pengusung Jokowi. PDIP, kata Puan, tidak segan memberi masukan agar kepemimpinan Jokowi sejalan dengan harapan masyarakat.

"Posisi PDIP sebelum masa pemilu pun selalu otokritik. Walaupun itu disampaikan secara langsung atau tidak kepada pemerintah, dengan tujuan pemerintah bisa memperbaiki diri," lanjut Puan.

Ganjar Pranowo belakangan mulai terbuka memberi kritik kepada pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. Terbaru, Capres yang diusung PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo ini memberi skor 5 terhadap penegakan hukum, HAM, pemberantasan korupsi, dan demokrasi di era Jokowi-Maruf.

"Dengan kasus ini (MK) jeblok. (Nilainya) 5," ucap Ganjar saat menghadiri Sarasehan Nasional Alumni Universitas Negeri Makassar, Sabtu (18/11).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya