Berita

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing dan Pengamat Politik Ikrar Nusa Bhakti dalam diskusi daring bertajuk ‘Makna Politik di Balik Foto Prabowo, Kaesang, Gibran dan Jokowi’ di akun YouTube Gogo Bangun/Net

Politik

Netralitas Pemilu, Foto Jokowi di Baliho Capres dan Parpol Harus Diturunkan

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 02:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jelang Pemilu 2024 banyak bertebaran baliho dan poster kontestan Pilpres 2024 menyertakan foto Presiden Joko Widodo. Padahal, Presiden Jokowi harus netral dalam gelaran pemilu.

"Harusnya foto tokoh politik, kontestan politik yang bersama Presiden Jokowi, sekalipun foto lama harusnya diturunkan atau di-take down,” kata Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, Emrus Sihombing.

Penegasan Emrus tersebut disampaikan dalam diskusi daring bertajuk ‘Makna Politik di Balik Foto Prabowo, Kaesang, Gibran dan Jokowi’ di akun YouTube Gogo Bangun yang dikutip redaksi, Senin (20/11).


Menurut Emrus, jauh lebih baik jika Presiden Jokowi secara tegas meminta kepada seluruh kontestan politik untuk tidak menggunakan fotonya dalam gelaran Pemilu 2024. Caranya dengan menurunkan semua baliho berbau pemilu yang menyertakan gambar Presiden Jokowi.

Sementara itu, pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti menganalisa, maraknya baliho Prabowo Subianto maupun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyertakan foto presiden Jokowi.

Misalnya baliho PSI yang menuliskan ‘Jokow15me’ dengan foto Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersanding dengan Presiden Jokowi yang adalah ayahnya sendiri.

Ikrar berpandangan, kalau dibaca adalah menjadi ‘Jokowi Is Me’. Pasalnya, Kaesang sudah menjadi PSI, berarti Jokowi adalah bagian dari PSI.

“Tergantung bapaknya, tanpa bapaknya bukan siapa-siapa. Kita yang masih waras tidak menginginkan ada perampasan demokrasi. Kita tidak ingin demokrasi diputar 180 derajat melebihi 1998,” kata Ikrar.

Itu sebabnya, Ikrar mengatakan, tidak perlu foto Jokowi ada di setiap baliho para kontestan Pilpres 2024.

“Itu enggak perlu foto presiden di baliho peraga kampanye baik di kubu Anies, Ganjar, maupun Prabowo, karena anda tahu situasinya saat ini sedang tidak enak-enak saja,” tutupnya.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya