Berita

Plt Ketua Umum PPP, Mardiono/RMOL

Politik

Tempat Keris di Belakang, Mardiono: Ini soal Kearifan Lokal

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 18:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, dinilai telah menyindir Presiden Joko Widodo, dengan menyebut keris orang Jawa, terutama Jogja dan Solo, berada di belakang.

Atas penilaian itu, Mardiono pun membantah. Menurutnya, saat bicara soal keris, dia sedang menjelaskan tentang kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah.

"Nggak ada hubungannya sama itu, saya kan orang Jawa, saya lahir di Jogja, tradisi saya juga budaya Jawa, saya juga punya senjata keris, itu pada diri saya," katanya, di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/11).


Lebih lanjut dia mengatakan, pernyataanya sebatas berbagi pengetahuan untuk kader PPP, bahwa para pejuang di setiap daerah memiliki senjata masing-masing, untuk melawan penjajah.

"Jangan dihubungkan dengan politik, bukan singgung menyinggung. Kalau politik, saya sepakat adu gagasan, adu ide, menawarkan langkah-langkah perjuangan kepada rakyat," demikian Mardiono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya