Berita

Persiapan GIIAS 2023 yang digelar di Kota Bandung/Istimewa

Bisnis

Event GIIAS 2023 Songsong Perkembangan Industri Otomotif Jabar

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 10:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, dalam menggelar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diselenggarakan di Kota Bandung pada 22-26 November 2023.

Menurutnya, gelaran ini bisa memperkuat peran Jabar dalam perkembangan industri otomotif nasional. Selain itu, acara ini bisa dimanfaatkan sebagai wadah pembelajaran bagi anak muda, khususnya siswa SMK.

"Jawa Barat, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk besar tentu menjadi pasar potensial industri otomotif. Kami berharap Jabar bisa kuat dalam rantai industri," kata Bey Machmudin dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (19/11).


Dia berharap, salah satu pameran terbesar di Indonesia ini bisa semakin mengembangkan ekosistem industri otomotif di Jabar, dan penjualan kendaraan bermotor dapat meningkat secara signifikan, sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian nasional penyerapan tenaga kerja.

Industri otomotif menurut dia berkontribusi dalam pendapatan daerah di Jabar. Pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor di Jabar merupakan penerimaan daerah terbesar, yaitu 44,22 persen dari total pendapatan daerah, dan 63,75 persen dari total pendapatan asli daerah.

Lebih lanjut, Bey menyatakan GIIAS di Bandung bisa menjadi sarana edukasi bagi para generasi muda terkait bidang otomotif, khususnya bagi siswa SMK.

"Saya harap nanti dari panitia bisa mengundang beberapa SMK otomotif untuk hadir langsung melihat pameran GIIAS ini, sehingga mereka tahu bagaimana teknologi itu begitu cepatnya dan mereka juga dapat mengantisipasi perkembangan dari teknologi automotif," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik mengaku siap menjalankan arahan Penjabat Gubernur, Bey Machmudin dengan mengundang siswa SMK yang ada di wilayah Jawa Barat.

“GIIAS ini bisa jadi sarana transfer knowledge. Kami akan undang siswa SMK, agar mereka melihat langsung perkembangan teknologi di bidang otomotif. Nanti kami akan undang di tanggal 22 dan sampai tanggal 26,” ucap Dedi Taufik.

Di luar itu, penyelenggaraan GIIAS bisa meningkatkan transaksi ekonomi. Upaya meningkatkan penjualan kendaraan baru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan diskon sebagian Pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan pertama sebesar 10 persen untuk transaksi yang dilakukan pada event GIIAS Bandung 2023.

Bapenda Provinsi Jawa Barat juga bekerja sama dengan Pertamina  dalam melakukan intensifikasi pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, dengan memberikan elektronik voucher (e-Voucher) BBM kepada Wajib Pajak yang membayar melalui kanal digital yaitu Sapawarga, Sambara, Signal dan Layanan Samsat Digital Mandiri.

"Jadi, di GIIAS nanti, kita bisa mempelajari, menikmati perkembangan teknologi otomotif, Komunitas pecinta otomotif juga bisa hadir. Semua bisa sambil bayar pajak yang mudah dengan inovasi digital yang kami kembangkan," terangnya.

"Ini adalah implementasi konsep 3 Matching, yaitu Matching Programme, Matching Fund dan Matching Promotions. Kami, Bapenda Jawa Barat berpandangan bahwa event GIIAS ini merupakan event strategis untuk meningkatkan percepatan pencapaian target pendapatan," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya