Berita

Prabowo Subianto saat deklarasi dukungan relawan Matahari Pagi, Sabtu (18/11)/Net

Politik

Bertekad Bawa Indonesia Bangkit, Prabowo Serahkan Pilihan kepada Rakyat

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu menciptakan kerukunan, kedamaian, dan keselarasan dalam menjaga stabilitas serta menciptakan kemajuan bangsa.

Demikian disampaikan calon Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam acara Deklarasi Dukungan Relawan Matahari Pagi di Jakarta, Sabtu (18/11).

"Kita sekarang bertanding ada tiga paslon, monggo biar rakyat yang memilih siapa yang mereka kehendaki,” ucap Prabowo.


Ditegaskan Ketua Umum Partai Gerindra ini, kewenangan untuk memilih pemimpin negara ada pada masyarakat. Di mana masing-masing individu memiliki hak dan kebebasan untuk menentukan siapa yang akan mewakili, mengemban, dan menggerakkan arah masa depan negara sesuai dengan aspirasi dan keinginan rakyat.

Nah, sebagai capres, dirinya memiliki tekad yang kuat untuk membawa Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Ia berkomitmen untuk aktif berinteraksi dengan seluruh lapisan masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan memahami kebutuhan yang ada.

“Kita datang ke rakyat, ini program, rencana, dan strategi kita yang akan dibawa untuk Indonesia bangkit,” imbuhnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan harapannya agar Indonesia menjadi negeri yang bebas dari belenggu kemiskinan. Setiap warganya dapat menikmati kehidupan sejahtera.

Akan tetapi, mengakhiri kemiskinan bukan hanya sekadar tujuan. Melainkan sebuah idealisme yang telah dinyatakan sebagai impian dan cita-cita para pendiri bangsa Indonesia yang rela gugur dalam perjuangan merebut kemerdekaan.

“Kita ingin rakyat hidup sejahtera, kita tidak mau lihat ada kemiskinan di bangsa Indonesia, ini impian. Ini cita cita pendiri pendiri bangsa kita, mereka yang gugur untuk bangsa ini, mereka yang gugur untuk kita merdeka tidak ingin melihat Indonesia ada kemiskinan,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya