Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama rombongan saat tiba di Hotel Aston Kota Madiun, Sabtu (18/11)/RMOLJatim

Politik

Jatim Jadi Battleground Pemilu 2024, AHY Kumpulkan Caleg dan Kader Demokrat Se-Indonesia di Madiun

MINGGU, 19 NOVEMBER 2023 | 02:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu (18/11). Kedatangan AHY tak lain untuk menghadiri acara pembekalan dan konsolidasi internal partai.

"Alhamdulillah, saya dan istri Mbak Nisa baru saja tiba di Madiun. Sudah lama kita merencanakan untuk berkunjung menyapa masyarakat Madiun,” kata AHY dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (18/11).

Acara konsolidasi ini diikuti kader Demokrat dan calon anggota legislatif (caleg) dari seluruh Indonesia. Acara akan berlangsung selama tiga hari, 19-21 November 2023. Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, dijadwalkan akan hadir.


Sementara AHY akan memberikan pembekalan kepada ratusan caleg DPR RI serta para ketua DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia.

AHY menjelaskan, acara konsolidasi sengaja dilakukan di Madiun mengingat ada sejarah khusus di kota ini dan selalu menjadi tempat yang penting.

"Lokasinya (konsolidasi) kali ini bukan di Jakarta tapi di Madiun, Jawa Timur. Madiun ini tentu spesial, selalu menjadi tempat yang penting bukan hanya secara politik tapi kita juga ingin memajukan turut memajukan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Agenda di Kota Madiun ini, lanjut AHY, bertujuan untuk merapatkan barisan dan merancang strategi besar menghadapi Pemilu 2024.

"Kita sejak saat ini segera merapatkan barisan strategi besar, secara khusus akan kita bahas di sini. Kita tahu dalam politik nasional, Jawa Timur ini bukan hanya barometer tetapi sebagai battleground yang menentukan,” tegasnya.

Bagi AHY, Jawa Timur selalu menjadi provinsi yang menentukan.

“Dengan demikian harus disinergikan antara ikhtiar kami untuk memenangkan pemilihan presiden kita," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya