Berita

Calon presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Di Hadapan Kiai Kampung, Prabowo: Tidak Boleh Ada Rakyat yang Hidup Susah

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 15:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kiai atau ulama di pedesaan lebih mengerti persoalan dasar umat terutama kemiskinan, dan suara mereka harus di dengar pemimpin di pusat.

Itulah alasan yang mengantarkan calon presiden Prabowo Subianto, untuk hadir dalam diskusi bersama perwakilan Kiai Kampung se-Indonesia di Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/11).

Bukan hanya narasi atau cerita dari kiai, Prabowo pada acara itu juga menyaksikan tayangan video kehidupan Supriati, buruh tani asal Desa Suko, Probolinggo, yang menerima upah Rp1 juta perbulan dengan kondisi janda 3 anak dan terjerat hutang demi kehidupannya.


Dalam video, digambarkan bahwa Supriati hidup serba pas-pasan dalam keadaan rumah yang serba kekurangan.

"Bapak dan ibu yang berada di kampung di daerah lebih tau keadaan rakyat bapak yang lebih tahu (kondisi di kampung), film itu bukan sesuatu yang aneh bagi saya," kata Prabowo mengomentari tayangan video itu.

Prabowo memandang, harus ada perubahan pada nasib warga terutama petani. Sebab, petanilah yang menyokong kebutuhan pangan rakyat Indonesia.

“Kita yang cinta bangsa dan negara, kita ingin bangsa, negara, dan rakyat kita hidup dengan martabat dan harga diri. Untuk itu, tidak boleh ada rakyat kita yang hidup (susah) seperti tadi di film itu (hidup susah),” demikian Prabowo.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya