Berita

Kapal etnis Rohingya yang terdampar di Aceh Besar beberapa waktu lalu/RMOLAceh

Nusantara

UNHCR: Banyak Perahu Pengungsi Rohingya akan Masuk Indonesia

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 15:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah perahu pembawa pengungsi Rohingya diprediksi masih akan masuk ke wilayah Indonesia. Mereka kemungkinan datang dari Bangladesh dan Myanmar.

"Kemungkinan lebih banyak perahu akan berangkat dari Bangladesh dan Myanmar dalam waktu dekat, karena pengungsi Rohingya terus mencari keamanan dan perlindungan," kata Kepala Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia, Ann Maymann diberitakan Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (18/11).

Ann Maymann berujar, saat ini ada perahu yang masih dalam kesulitan dan meminta pertolongan untuk mendarat di Bireuen dan Aceh Utara. Bahkan ada perahu lainnya yang terombang-ambing di tengah laut.


"Para pengungsi Rohingya sekali lagi mengambil risiko yang mempertaruhkan nyawa dalam mencari solusi," ujarnya.

Untuk itu, Ann Maymann mendesak Pemerintah Indonesia segera bertindak membantu melakukan pendaratan. Termasuk menyediakan bantuan penyelamatan jiwa kepada para pengungsi.

Data UNHCR, sebelumnya ada perahu pembawa sekitar 200 pengungsi Rohingya dalam kondisi membutuhkan makanan, air, dan perhatian medis. Di dalamnya ada perempuan dan anak-anak. Namun mereka belum diizinkan mendarat dan tetap berada di lepas pantai Aceh.

"Perjalanan berbahaya dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki peluang dan yang telah kehilangan harapan," sebutnya.

Di samping itu, Ann Maymann meminta masyarakat dan Pemda Aceh agar mengizinkan pendaratan aman bagi 341 pengungsi Rohingya yang tiba pada tanggal 14 dan 15 November 2023.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya