Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Gara-gara Vaksin dan Obat Covid Tak Laku, Pfizer akan PHK 500 Karyawan

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Imbas dari menurunnya penjualan vaksin dan obat-obatan Covid-19, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer, akan melakukan PHK massal terhadap 500 pekerja di pabrik Sandwich, Kent, Inggris.

Mengutip Reuters, Rabu (15/11), langkah tersebut diambil Pfizer untuk memangkas biaya operasional perusahaan sekitar 3,5 miliar dolar atau sekitar Rp 54,15 triliun.

"Berbagai bidang perusahaan global Pfizer tengah melakukan perubahan agar dapat beroperasi lebih efisien dan efektif. Perubahan ini akan diterapkan secara bergilir dan akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan melalui email.


Sejak Oktober lalu, Pfizer telah mengumumkan program pemangkasan biaya operasionalnya, dan akan segera merilis laporan keuangannya pada kuartal empat 2023 di akhir Januari 2024 mendatang.

Belum diketahui berapa banyak lagi karyawan Pfizer yang akan terdampak. Akan tetapi, seperti diketahui, perusahaan farmasi tersebut tercatat mempekerjakan sekitar 83 ribu orang di seluruh dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya