Berita

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama keluarganya menyaksikan pertandingan Tim U-17 Indonesia di GBT/Istimewa

Nusantara

Indonesia Hadapi Laga Penentuan Lawan Maroko, Walikota Surabaya Ajak Warga Penuhi GBT

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 05:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertandingan Piala Dunia U-17 2023 yang sudah berjalan dalam seminggu terakhir, di antaranya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Puluhan ribu suporter tanah air dan mancanegara tampak hadir memadati tribun stadion demi menyemarakkan perhelatan bergengsi ini.

Tak ketinggalan, Walikota Surabaya Eri Cahyadi pun sudah dua kali hadir bersama keluarganya.


Dia rela membeli tiket demi mendukung Tim U-17 Indonesia melawan Ekuador dan Panama di Stadion GBT beberapa waktu lalu.  

“Saya ingin menunjukkan kepada seluruh warga (Surabaya), ketika mendukung negara, kita harus berjuang membeli tiket,” kata Walikota Eri dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (15/11).

Meskipun menjabat Walikota Surabaya, Eri mengaku tidak ada fasilitas khusus. Dia membaur sebagai warga biasa. Mulai dari naik shuttle bus, antre tiket, dan duduk bersama suporter lainnya di Stadion GBT.

“Saya kemarin naik bus, juga antre tiket, sehingga saya merasakan betul, inilah gaungnya piala dunia. Sehingga ke depan akan ada kesempurnaan-kesempurnaan yang harus saya rasakan sendiri dan sampai beli tiket pun saya rasakan sendiri,” tuturnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya itu ingin mengajarkan kepada masyarakat, mensukseskan Piala Dunia U-17 bisa dengan cara apapun.

Salah satunya, dengan membeli tiket dan mendukung Indonesia secara langsung di stadion.

Maka dari itu, dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Pahlawan untuk menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Maroko di Stadion GBT pada Kamis malam nanti (16/11).

“Saya ingin mengajarkan kepada semuanya, termasuk diri saya sendiri, ayo sukseskan ini (piala dunia) dengan membeli tiket, dengan antre, dan lain sebagainya,” pungkas Eri.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya