Berita

Wakil ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni/Net

Politik

Sahroni dan Arteria Dahlan Adu Mulut Soal Bukti Ketidaknetralan Polri

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 17:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni sempat terlibat adu mulut dengan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan.

Momen itu terjadi saat rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR RI dengan Polri yang dihadiri Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (15/11).

Mulanya, anggota Komisi III RI Safaruddin menyampaikan catatan dugaan ketidaknetralan Polri menjelang Pemilu 2024. Dia menyoroti soal adanya dugaan polisi ikut bantu pasang baliho partai.


Seusai pemaparan, Sahroni selaku pimpinan Komisi III DPR meminta Safaruddin untuk menyertakan bukti agar tidak saling menuduh.

Mendengar pernyataan Sahroni, Arteria lantas membantah keterangan Sahroni.

“Pak Ketua bicara bukti nanti saja Pak Ketua. Saya minta Pak Ketua ini tertib dalam memimpin rapat komisi,” tegas Arteria.

“Ini kenapa ini?” timpal Sahroni.

“Nanti bukti-bukti lain hal, Pak,” jawab Arteria.

Sahroni lantas menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari hak pimpinan Komisi.

Sementara itu, menurut Arteria, bahwa pimpinan rapat hanya mengatur lalu lintas penyampaian.

“Anda baca tatib (tata tertib),” tegas Arteria.

Debat pun langsung berhenti ketika Sahroni mempersilahkan anggota Komisi III Benny K Harman untuk sampaikan pandangan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya