Berita

Yenny Wahid di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang/RMOLJatim

Politik

Saran Yenny Wahid kepada Santri Bahrul Ulum Tambakberas: Pilih Pemimpin yang Berakhlak dan Jujur

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 07:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Silaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jawa Timur, dimanfaatkan Zannuba Ariffah Chafsoh atau biasa disapa Yenny Wahid untuk sedikit mengenang Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai motivasi para santri dalam memilih pemimpin.

Kedatangan rombongan Yenny Wahid dan Barisan Kader (Barikade) Gus Dur tersebut disambut pengasuh Ribath Al Muhajirin 2, KH Abdul Wahab Yahya, yang didampingi Bu Nyai dan para santri.

KH Abdul Wahab Yahya dan Bu Nyai banyak bercerita tentang sosok Gus Dur di hadapan para santri. Begitu juga Yenny Wahid yang memberikan motivasi santri dengan mengenang perjalanan Gus Dur di Ponpes Bahrul Ulum hingga menjadi tokoh teladan dan Presiden ke-4 RI.


"Sudah tahu kan, santri Tambakberas yang menjadi Presiden namanya Gus Dur. Jadi, pesantren itu telah melahirkan pemimpin-pemimpin besar. Dan tugas santri selanjutnya meneruskan estafet apa yang sudah dimulai oleh para pendahulu," kata Yenny Wahid dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (14/11).

Yenny menyebut, Indonesia diprediksi akan mencapai masa keemasan pada 2050 yakni menjadi bangsa yang besar nomor 4 di dunia. Untuk menyambut itu diperlukan kekompakan dalam menjaga persatuan, kejujuran, disiplin, dan menjaga demokrasi dengan baik.

Yenny Wahid menuturkan, hal yang paling penting adalah penegakan hukum dan jujur atau dapat dipercaya. Menurutnya, santri itu orang yang istimewa. Dengan bekal akhlak, ilmu, dan disiplin yang dimiliki, santri sangat berpotensi menjadi pemimpin.

"Itu semua adalah kunci kesuksesan dalam hidup. Begitu sukses harus kembali mengayomi masyarakat. Akhlak yang paling mulia itu salah satunya jujur," tuturnya.

Yenny Wahid menegaskan, indikator meraih kunci kesuksesan menjaga Indonesia tetap pada jalurnya mencapai visi negara emas yaitu menjaga demokrasi di Indonesia dengan menjalankan hak memilih pemimpin yang paling baik.

"Kalau saya itu, memilih pemimpin yang paling baik dan bisa mewujudkan visi negara emas yang menjadi kekuatan besar ekonomi di dunia. Dan bisa tercapai dengan penegakan hukum," ujarnya.

Usai memberi motivasi santri, Yenny Wahid melanjutkan silaturahim ke Ribath Lathifiyah 2 Ponpes Bahrul Ulum. Yenny ditemui langsung oleh Pengasuh Ribath Lathifiyah 2 Ponpes Bahrul Ulum, Bu Nyai Mundjidah Wahab.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya