Berita

Robin Zeng bersama Dahlan Iskan/Ist

Dahlan Iskan

Nobel Robin

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 04:56 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

BEGITU tiba di Indonesia saya dapat kabar: ''Beliau mendapat Hadiah Nobel'', tulisnya dalam bahasa Mandarin di WeChat.

Saya pun langsung mengirim ucapan selamat. Tidak menyangka sama sekali bahwa saya baru saja bertemu pemenang Hadiah Nobel.

''Beliau'' yang dimaksud adalah bos besar yang saya temui di kota Ningde, bagian paling utara provinsi Fujian.


Namanya: Zeng Yuqun. Nama Inggrisnya: Robin Zeng.

Saya panggil ia Mr Robin. Saya lihat kartu namanya: tulisan marga Zeng-nya sama dengan marga kiper Persebaya yang pernah saya datangkan dari Wuhan dulu itu.

Saya pun mencari sumber berita di koran-koran berbahasa Inggris. Kok tidak ada nama itu sebagai pemenang Hadiah Nobel --tahun 2023.

Saya terus mencari dan mencari: ada. Di situlah saya baru tahu: ada Hadiah Nobel jenis lain di luar Hadiah Nobel yang sudah kita kenal itu.

Namanya juga Hadiah Nobel.

Pemberinya juga keluarga Alfred Nobel.

Tapi lewat lembaga yang disebut Nobel Sustainability Trust. Yayasan Keberlanjutan Nobel.

Pendirinya adalah Michael Nobel, Gustaf Nobel, Philip Nobel, dan Peter Nobel. Semua dari keluarga Nobel, tapi bukan anak atau cucu Alfred Nobel.

Anda sudah tahu: Alfred Nobel sering kawin tapi belum pernah menikah. Tidak punya keturunan. Akhir hidupnya sedih: hanya ditemani para pembantu yang bekerja karena dibayar.

Alfred Nobel meninggal karena stroke. Selama sakit tidak bisa bicara. Untung ia masih bisa menulis. Orang genius yang kaya raya ini meninggal di umur 63 tahun: di rumahnya yang menghadap ke Laut Tengah di bagian paling selatan Italia.

Nama Alfred Nobel tetap harum. Sampai sekarang. Seluruh hartanya diserahkan ke yayasan. Lembaga inilah yang kemudian memberikan Hadiah Nobel untuk para ilmuwan hebat kelas dunia di berbagai bidang. Juga untuk tokoh yang berjasa dalam menciptakan perdamaian dunia.

Alfred Nobel memiliki lebih dari 300 paten internasional. Salah satu penemuan pentingnya adalah dinamit. Bahan peledak. Ia juga menemukan kimia yang sekarang dipakai untuk membuat plywood.

Alfred Nobel pindah-pindah rumah: Swedia, Rusia, Jerman, Prancis, dan terakhir Italia. Ia dituduh sebagai pengkhianat besar oleh Prancis dalam perang Eropa.

Seberapa hebat pun, orang yang hidup di zaman itu sulit berumur panjang. Perang masih sering terjadi. Penyakit menular begitu banyak. Obat belum semaju sekarang. Maka hidup paling enak adalah di zaman sekarang –kecuali di Gaza dan Ukraina.

Di Indonesia pun, di zaman ini, hidup selalu enak –kecuali lima tahun sekali menjelang Pilpres.

Dari daftar penerima Hadiah Nobel selama ini belum satu pun dari Tiongkok. Kecuali di bidang sastra. Maka saya kaget ketika nama Robin Zeng diumumkan sebagai penerima Hadiah Nobel.

Ternyata memang ada lembaga baru yang memberi Hadiah Nobel. Baru dua tahun umurnya. Robin Zeng penerima Nobel tahun 2023 bersama John Kerry.

Anda sudah tahu siapa Kerry: menteri luar negeri Amerika Serikat di zaman Presiden Obama. Kerry-lah yang berusaha keras agar Kesepakatan Paris ditandatangani para pemimpin dunia. Yakni kesepakatan dalam mengatasi perubahan iklim dan pemanasan global.

Robin dianggap tokoh paling serius dalam menemukan dan mengembangkan baterai lithium. Yakni lewat pabriknya: CATL.

Saya ke pabrik itu. Luasnya lebih 100 hektare. Sangat modern. Juga melihat baterai sodium yang akan diandalkan untuk baterai masa depan CATL.

Kini Robin sudah punya pabrik yang sama di banyak negara: Jerman, Amerika, Jepang. CATL adalah raja dunia untuk baterai lithium.

Ternyata sudah ada Hadiah Nobel untuk kelangsungan bumi manusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya