Berita

Calon presiden-wakil presiden, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, di acara pengundian nomor urut peserta Pilpres 2024 di KPU RI, Selasa (14/11)/RMOL

Politik

Ganjar Pranowo: Kita Mesti Pastikan Demokrasi Berjalan Jurdil, Jauh dari Unsur KKN

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 01:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon presiden Ganjar Pranowo menyinggung soal indikasi kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam perhelatan Pemilu 2024.

Ganjar berharap kepada seluruh elite partai politik, khususnya seluruh rakyat Indonesia, agar mampu menjaga demokrasi di Indonesia pada tahun politik ini.

"Setelah ini, kita harus bisa memastikan, bahwa arah reformasi mesti kita tuntaskan. Demokrasi yang berjalan jurdil, situasi yang bisa berjalan pada rel, dan kita selenggarakan dengan betul-betul membawa integritas, yang jauh, jauh sekali dari unsur KKN, harus kita pastikan," kata Ganjar usai pengundian nomor urut paslon di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa malam (14/11).


"Inilah amanah konstitusi, yang harus kita pegang dan tentu kita bisa menyelamatkan seluruh golongan, seluruh kelompok masyarakat, dan bagaimana sejatinya kita menjaga NKRI," sambungnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini menilai, alur demokrasi di Indonesia terkadang tidak sejalan dengan amanah konstitusi. Namun dia meyakini, jika mampu dijaga dengan sepenuh hati, akan tiba di muara demokrasi.

"Jalan demokrasi ini memang kadang-kadang lurus, ada kadang berliku, seperti aliran air. Tapi percayalah, air yang mengalir itu, dia akan mengikuti arah batin, dia tidak akan bisa dibendung, dengan cara apapun. Dan kalau bendungan itu dia dipaksakan, dia akan tetap mencari jalannya, sampai tiba di muara," tuturnya.

"Muara itulah, muara demokrasi yang saat ini kita harapkan, dan tentu saja inilah kesepakatan hari ini yang mesti kita jaga bersama," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya