Berita

calon wakil presiden koalisi PDIP, Mahfud MD/Net

Politik

Ajak Mahasiswa Kawal Pemilu 2024, Mahfud MD: Mari Laksanakan dengan Penuh Kejujuran

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 05:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mahasiswa diharapkan bisa menjadi salah satu garda terdepan bangsa dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Bukan hanya sekadar berpartisipasi dengan menyalurkan hak suaranya.

“Mari laksanakan pemilu dengan penuh kejujuran dengan prinsip demokrasi yang berkeadaban. Tidak boleh ada kecurangan, tidak boleh ada money politic, dan tidak boleh ada tekanan politik,” ucap calon wakil presiden Mahfud MD melalui keterangannya di Jakarta, Senin (13/11).

Mahfud berharap Pemilu 2024 dapat berjalan secara jujur, adil, dan damai, tanpa adanya kecurangan sedikitpun. Pemilihan dalam pesta demokrasi haruslah menggunakan hati nurani. Jangan sampai hanya karena ada iming-iming sesuatu membuat Pemilu tidak berjalan dengan adil.


Ajakan itu disampaikan Mahfud saat orasi ilmiah kebangsaan dalam acara Resepsi Puncak Hari Lahir Ke-XVI Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara, di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (12/11).

Mahfud pun menegaskan, dirinya tidak akan memanfaatkan momen mengisi orasi ilmiah ini sebagai ajang politik praktis. Dia mencontohkan, menggunakan kampanye elektoral ini untuk mengajak para mahasiswa memilih pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Sebab, menurut Mahfud, langkah tersebut tidak efektif. Apalagi mahasiswa adalah kaum intelektual sehingga tidak ada gunanya melakukan ajakan untuk memilih dirinya.

“Tidak adanya gunanya saya bicara politik praktis," ujarnya.

Mahfud menambahkan, dirinya selalu mengutamakan politik inspiratif sebagaimana yang didapatkannya dari Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Atas dasar itulah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini meminta agar pemilu dilaksanakan dengan penuh kejujuran dan adil. Dia juga mengingatkan agar jangan ada pihak-pihak yang mencoba melawan aspirasi rakyat dengan cara-cara tidak adil.

“Bagi siapapun merasa dekat atau karena dibayar karena ketokohannya, maka saya katakan pada saat pemilu kembali ke hati nurani masing-masing,” pesannya.

Ditegaskan Mahfud, kepemimpinan Indonesia tidak akan pernah baik, jika ada pemimpin lahir dari kecurangan. Dan dia mengajak agar para BEM PTNU tidak terlibat di dalam kecurangan tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya