Berita

(dari kiri ke kanan) Alvin Fernandez, Troy Pantouw, Danis Hidayat Sumadilaga, Achmad Jaka Santos Adiwijaya, Septriana Tangkary, dan Andromeda Mercury dalam acara Temu Influencer/Istimewa

Politik

Melalui Peran Influencer, Pemberitaan Positif Pembangunan IKN Bisa Terus Disuarakan

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 04:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ibukota Nusantara (IKN) adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pemberitaan positif mengenai IKN harus disebarkan ke seluruh lapisan masyarakat. Influencer menjadi salah satu medium untuk meneruskan informasi positif tersebut kepada generasi muda.

“Peran influencer di era informasi seperti saat ini sangat penting karena bisa memberikan informasi yang diperlukan oleh publik. Masih banyak masyarakat yang belum memahami atau belum mendapatkan informasi yang cukup tentang IKN," ujar Sekretaris Otorita Ibukota Nusantara, Achmad Jaka Santos Adiwijaya, dalam keterangannya, Selasa (14/11).

"Masyarakat saat ini lebih memilih dan lebih percaya informasi yang diberikan oleh orang-orang yang mereka follow. Inilah mengapa influencer memiliki peranan penting dalam sosialisasi IKN,” sambungnya.


IKN merupakan simbol kebesaran bangsa Indonesia yang dibangun menjadi ibukota yang inklusif, hijau, smart, dan berkelanjutan dengan mencerminkan identitas nasional. Sebagai kota yang inklusif, partisipasi masyarakat sangat penting dalam pembangunan IKN.

Seluruh masyarakat Indonesia dapat memberikan suaranya melalui sarana konsultasi publik, musyawarah, kemitraan, penyampaian aspirasi, dan/atau keterlibatan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Selain peran dan partisipasi masyarakat, rencana pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur tentunya harus dibarengi dengan pengelolaan strategi komunikasi publik yang baik. Ada begitu banyak aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam pemindahan IKN, seperti aspek sosiologis, aspek geografis, aspek geopolitik, aspek ekonomi, dan lain-lain. Ke depannya, semua aspek tersebut akan terus menjadi isu perbincangan di masyarakat,” sebut Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary.

Dalam kegiatan Temu Influencer “Sudah Sejauh Mana Pembangunan IKN”, juga dijabarkan progres pembangunan IKN kepada para influencer yang hadir.

“Sekarang kita ada di tahap pemindahan awal IKN. Hingga 2024 akan dibangun infrastruktur dasar yang utama, seperti penyediaan air minum, ketenagalistrikan, TIK,pengelolaan sampah, dan air limbah. Selain itu, juga dibangun sarana utama seperti istana kepresidenan, perkantoran, dan perumahan,” terang Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga.

Danis menambahkan, tujuan pembangunan IKN bukan hanya sekadar membangun kawasan perkantoran pemerintah, tetapi juga pengembangan sektor ekonomi prioritas. Bukan hanya memindahkan ibukota negara, tapi juga membuat pusat ekonomi yang baru.

Sebagai ibukota pertama di dunia dengan konsep smart and sustainable forest city, pembangunan IKN tetap menjaga ekosistem hutan tropis yang sudah ada di Kalimantan Timur.

“Ada 166 ribu hektare hutan yang akan dikonversi menjadi hutan tropis kembali, tidak ada perusakan hutan. Justru kita hutankan kembali menjadi hutan tropis. Konsep IKN adalah Smart and Sustainable Forest City, yang nantinya akan menjadi kota dengan carbon-neutral pada 2045 mendatang,” jelas Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Otorita IKN, Troy Pantouw.

Menutup diskusi, content creator Alvin Fernandez  memberikan pesan bahwa peran influencer dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

“Influencer tidak melulu di media sosial, tapi juga bisa dimulai di lingkungan sekitar terdekat kita. Influencer harus bisa memberikan dampak yang positif, karena saat ini banyak stigma negatif yang beredar. Kita hanya bisa menyortir mana yang mau kita terima. Kita bantu berikan berita-berita positif mengenai IKN agar bisa lebih tersebar ke masyarakat yang lebih luas,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya