Berita

Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud. Dari kiri ke kanan: Politisi PDIP Aria Bima, Wakil Ketua TPN-GM Andika Perkasa, Wakil Ketua TPN-GM Usman Tokan di Media Center TPN-GM, Jalan Cemara 19, Jakarta Pusat, Senin (13/11)/RMOL

Politik

Jokowi Diminta Netral, TPN-GM Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Demokrasi

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 19:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan benar-benar terjadi dalam Pemilu 2025 ini.

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud (TPN-GM) Usman Tokan di Media Center TPN-GM, Jakarta Pusat, Senin (13/11).

"Saya berkeyakinan mudah-mudahan, presiden kita Pak Joko Widodo ini, netral dalam posisinya sebagai presiden mengayomi seluruh partai politik mengayomi seluruh masyarakat," kata Usman Tokan.


Politisi senior PPP ini tidak menutup mata, meskipun Jokowi netral dalam sikapnya, namun akan memilih paslon yang ada keluarganya di TPS nanti.

"Walaupun secara pribadi, mungkin pilihannya berbeda, perbedaannya di mana? Barangkali ketika masuk TPS saja, masuk ke TPS itu, semua orang punya hak, untuk menentukan pilihannya, menggunakan hati nurani yang untuk bentuk pilihan," jelasnya.

"Tentunya, bisa dijawab oleh kita semua, kalau saya punya saudara menjadi calon Bupati tentunya saya pilih. Begitu juga dengan yang lain," imbuh dia.

Oleh karena itu, lanjut Usman Tokan, dalam Pemilu 2024 masyarakat mampu menjadikan pesta demokrasi lima tahunan ini dengan fair.

"Pada kesempatan ini, hari ini sudah ditetapkan calonnya. Mari, kita rakyat Indonesia, bergandengan tangan, untuk bekerja bersama-sama, mengantarkan demokrasi di 2024 yang akan datang di bulan Februari tanggal 14 itu," ujarnya.

"Kurun waktu ini 3 bulan 93 hari lagi pasti dalam proses perjalanan ini dinamikanya akan sangat luar biasa," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya