Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Temuan Indikator: Pencalonan Gibran Bukan Pengkhianatan Jokowi

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 20:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah politik Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto tidak sepenuhnya dimaknai sebagai bentuk pengkhianatan Joko Widodo kepada PDIP.

Merujuk survei Indikator Politik Indonesia bertema ‘Efek Gibran dan Dinamika Elektoral Terkini’, hampir separuh responden menilai manuver putra sulung Joko Widodo itu bukan bentuk pengkhianatan Presiden kepada partainya, yakni PDIP.

"Yang tidak setuju bahwa majunya Gibran sebagai cawapres Prabowo menunjukkan bahwa Jokowi telah khianati PDIP angkanya mencapai 44,1 persen. Sementara yang setuju 34,7 persen," kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (12/11).


Temuan lain, sebanyak 66,7 persen responden menilai Jokowi memiliki hak dalam menentukan keputusan politiknya.

Sementara yang beranggapan Jokowi tidak menghormati PDIP, angkanya ada 21,1 persen.

“Sebesar 66,7 persen, berpendapat Presiden Jokowi berhak menentukan keputusan politiknya, meski tidak sejalan dengan PDIP,” jelasnya.

Survei Indikator Politik dilakukan pada 27 Oktober 2023 sampai 1 November 2023 dengan melibatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka. Adapun tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya