Berita

Presenter Najwa Shihab/Net

Politik

Najwa Shihab Tokoh Perempuan Paling Berpengaruh

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 20:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presenter Najwa Shihab dinilai menjadi tokoh perempuan paling berpengaruh di Indonesia. Najwa Shihab paling banyak dipilih publik dibanding nama-nama lain, seperti Khofifah Indar Parawansa, Puan Maharani, hingga Susi Pudjiastuti.

Demikian temuan survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada rentang waktu 27 Oktober 2023 hingga 1 November 2023.

“Ketika kita sodorkan pertanyaan tokoh perempuan mana yang paling berpengaruh, jawaban tertinggi Najwa Shihab,” kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat mengurai survei bertajuk ‘Efek Gibran dan Dinamika Elektoral Terkini’ secara virtual, Minggu (12/11).


Najwa Shihab menempati urutan pertama sebagai tokoh perempuan paling berpengaruh dengan persentase mencapai 26,3 persen. Disusul Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan 11 persen, Ketua DPR RI, Puan Maharani 8,4 persen, dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti 7,2 persen.

Najwa Shihab juga menjadi tokoh perempuan paling disukai publik dengan 34,1 persen. Setelah Najwa Shihab, ada Khofifah dengan 9,4 persen, lalu Susi dengan 6,8 persen.

Survei Indikator turut memotret penilaian publik mengenai siapa influencer di media sosial yang paling disukai.

"Ketika diberikan pertanyaan influencer atau bintang media sosial mana yang paling disukai atau diikuti, Najwa Shihab paling tinggi dengan 12,5 persen,” kata Burhanuddin.

Di bawah Najwa Shihab, ada Atta Halilintar dan Deddy Corbouzier dengan 7,9 persen, disusul Baim Paula 6,2 persen, Andre Taulany 6,1 persen, lalu Ria Ricis 5,5 persen.

Survei nasional Indikator dilakukan dalam rentang 27 Oktober sampai 1 November 2023, menempatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya