Berita

Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) mengerahkan 1.011 hipnoterapis profesional siap memberikan pendampingan kepada capres-cawapres dan caleg yang mengalami persoalan mental/Ist

Politik

Ribuan Hipnoterapis PKHI Siap Dampingi Caleg Stres Akibat Gagal Pemilu

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Memasuki tahun politik, persoalan gangguan mental diyakini akan semakin meningkat. Umumnya, hal ini menyasar ke peserta Pemilu yang tidak siap mengalami kekalahan.

Mengantisipasi hal ini, Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) mengerahkan 1.011 hipnoterapis profesional siap memberikan pendampingan kepada capres-cawapres dan caleg yang mengalami persoalan mental.

"Jika perlu, diberikan secara gratis kalau mereka sudah kehabisan modal. Program ini akan dibuka mulai 15 Februari-15 Maret 2024," kata Ketua Umum DPP PKHI, Avifi Arka lewat keterangan resminya, Minggu (12/11).


Data Indeks Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia Tahun 2023 yang dimuat laman World Population Review menyebutkan bahwa di Indonesia ditemukan 9.162.886 kasus depresi dengan prevalensi 3,7 persen.

Selain itu, mengutip laman Sehat Negeriku Kemenkes, Indonesia memiliki prevalensi orang dengan gangguan jiwa sekitar 1 dari 5 penduduk, artinya sekitar 20 persen populasi di Indonesia itu mempunyai potensi-potensi masalah gangguan jiwa.

PKHI sebagai organisasi profesi hipnoterapi sangat prihatin akan fenomena ini. Sehingga PKHI merasa perlu menyelenggarakan layanan hipnoterapi sebagai bentuk kepedulian terhadap problematika bangsa.

Hipnotis sendiri masuk ke cabang ilmu psikologi yang mempelajari pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Ilmu ini adalah ilmiah dan siapapun bisa mempelajarinya.

Terapan hipnotis saat ini sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia seperti Hypnoterapist (penyembuhan), Hypno Parenting (pola asuh orang tua), Stage & Street Hypnosis (hiburan seperti di Televisi atau Media Sosial).

Selanjutnya Forensic Hypnosis (untuk para praktisi dan penegak hukum), Hypno Selling (teknik menjual), Hypno Motivation, Hypno Birthing (melahirkan tanpa rasa sakit), dan Medical Hypnosis (mental anestesi, khitan tanpa sakit, cabut gigi tanpa sakit).



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya