Berita

Politisi Gerindra, Bambang Haryadi

Politik

Politisi Gerindra Sayangkan Berita Hoax Ketidaknetralan Polri Pasang Baliho

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 01:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Baliho pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming bersama dengan Anggota DPR Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi yang terpasang di Jember viral di jagat media sosial.

Viralnya pemasangan baliho itu lantaran dinarasikan ada peranan polisi dalam proses tersebut dengan memerintahkan suatu mobil pikap.

Terkait itu, Bambang Haryadi angkat bicara. Dia menegaskan pemasangan baliho tersebut atas perintahnya sendiri, bukan aparat kepolisian.


"Tidak benar dan hoax bahwa baliho itu dari pihak Polri. Baliho itu adalah alat peraga kampanye saya di dapil, dan dibuat oleh 2 percetakan milik kader Gerindra,” tegas Bambang dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/11).

Menurut dia, terkait mobil yang ada logo Pertamina, itu adalah mobil perusahaan swasta yang menjadi agen elpiji Pertamina.

“Dan pihak Pertamina sudah melakukan teguran kepada perusahaan tersebut," ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR itu menyayangkan informasi yang beredar luas terkait pemasangan balihonya tanpa ada konfirmasi.

Anggota DPR Dapil IV Jatim itu menyebut narasi dan informasi yang beredar terkait pemasangan balihonya juga menjadi rujukan TPN Ganjar-Mahfud dalam suatu konferensi pers.

"(Ini) dijadikan rujukan oleh TPN dalam konpersnya, yang menyudutkan Polri tanpa mendalami kebenaran dari berita tersebut," beber dia.

“Saya meminta maaf kepada Polri atas kejadian ini dan Polri jadi korban hoax. Dan saya yakin Polri senantiasa bekerja untuk menjaga keamanan dan pemilu damai," pungkas Bambang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya