Berita

Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD/Net

Politik

Ganjar Gelisah dan Terusik dengan Putusan MKMK

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 23:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bakal calon presiden PDIP, Ganjar Pranowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap perkembangan politik pasca-putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) terkait pelanggaran etik para hakim konstitusi.

Ganjar menyebut putusan tersebut berdampak pada masa depan negara. Pasalnya, putusan MKMK justru tidak mengubah putusan MK terkait batas usia capres-cawapres yang dinilai oleh banyak kalangan bermasalah.

“Dari situ saya semakin gelisah dan terusik. Mengapa sebuah keputusan dari sebuah proses dengan pelanggaran etik berat dapat begitu saja lolos, apa ada bentuk pertanggungjawabannya kepada rakyat secara hukum,” kata Ganjar melalui akun Instagram pribadinya dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/11).


Bagi Ganjar, keputusan yang melibatkan masalah etika dan pelanggaran etik berat hakim MK menyisakan tanda tanya besar. Padahal, kata Ganjar, putusan itu sedianya bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat secara hukum.

“Mengapa keputusan dengan masalah etik, dimana etik menjadi landasan dari hukum masih dijadikan rujukan di dalam kita bernegara. Mengapa hukum tampak menyilaukan hingga menyakitkan mata sehingga kita rakyat sulit sekali memahami cahayanya,” sesalnya.

Sebagai bagian dari warga negara, Ganjar mengaku gelisah melihat kondisi demokrasi dan keadilan di Tanah Air yang kini sedang terancam.

Namun, dia masih menghormati MKMK telah membuktikan bahwa sebagai lembaga tertinggi konstitusi republik ini masih menjunjung tinggi ruh dari demokrasi Indonesia.

Lebih lanjut, Ganjar berharap masa depan Indonesia dapat dibangun dengan fondasi yang berdasar nilai-nilai luhur bangsa tanpa tendensi apapun yang mencederai demokrasi dan keadilan.

Dia menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab sejarah untuk memastikan Indonesia tetap berjalan ke arah yang benar.

"Kita akan memastikan sejarah yang terang memastikan demokrasi dan keadilan sampai selamanya. Diam bukan sebuah pilihan, mimpi yang diimpikan sendirian hanya akan menjadi mimpi. Mimpi yang diinginkan bersama adalah kenyataan," tutup Ganjar.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya