Berita

Presiden Joko Widodo akan mempertegas posisi Indonesia terhadap Palestina saat menghadiri KTT OKI dan bertemu Presiden AS, Joe Biden/Ist

Politik

Hadiri KTT OKI dan Temui Joe Biden, Jokowi Dorong Gencatan Senjata Hamas-Israel

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 01:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden Joko Widodo kembali menegaskan dukungan Indonesia bagi rakyat Palestina yang sudah lebih dari sebulan terakhir mengalami serangan brutal oleh zionis Israel.

Upaya menghentikan serangan Israel terhadap Palestina ini akan disuarakan Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11).

Menurut Jokowi, KTT ini sangat penting artinya sebagai upaya tambahan untuk menghentikan serangan Israel atas bangsa Palestina. Sebab, dalam KTT tersebut, para pemimpin negara-negara OKI memang akan membahas situasi terkini di Gaza, Palestina.


"Saya akan pertegas ruang agar gencatan senjata dapat segera dilakukan dan bantuan kemanusiaan dapat diperbesar," kata Presiden Jokowi sesaat sebelum bertolak menuju Riyadh dari Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat malam (10/11).

Upaya mempertegas posisi Indonesia terhadap Palestina akan dilanjutkan Presiden Jokowi dengan menemui Presiden AS Joe Biden pada Senin (13/11).

"Kunjungan ini merupakan kesempatan yang baik untuk menyampaikan langsung hasil KTT OKI di Riyadh, yang mencerminkan solidaritas negara-negara OKI untuk membela keadilan dan kemanusiaan," papar Jokowi.

Dari Washington DC, Presiden Jokowi yang didampingi delegasi terbatas akan melanjutkan kunjungan ke San Francisco untuk menghadiri KTT APEC.

Di KTT APEC, Jokowi akan menyuarakan dua isu utama yaitu pembangunan berkelanjutan dan pembangunan yang inklusif, di hadapan 21 negara anggota organisasi ekonomi di kawasan Asia Pasifik itu.

Di sela-sela KTT APEC, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan sejumlah pelaku bisnis di San Francisco.

"Saya dan rombongan insyaAllah akan meninggalkan San Francisco pada 17 November setelah KTT selesai dan kembali ke Tanah Air," demikian Presiden Jokowi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya