Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat menghadiri ngopi bareng JMSI Aceh di Sekber Jurnalis/Ist

Nusantara

JMSI Aceh Luruskan Framing Negatif Pengawal Firli Bahuri Intimidasi Wartawan

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 19:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh, Hendro Saky buka suara soal framing negatif terkait pemberitaan ngopi JMSI Aceh dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Menurutnya, ada kesalahpahaman di lapangan terkait dengan pihak pengawalan Firli.

Hal itu disampaikan Hendro menanggapi adanya pemberitaan soal intimidasi dari ajudan Firli Bahuri saat acara ngopi dan makan durian bersama JMSI Aceh pada Kamis malam (9/11).

Hendro mengatakan, Firli tiba di Aceh pada Senin (7/11). Kedatangan Firli ke Aceh, telah diagendakan jauh-jauh hari dalam rangka Hari Antikorupsi Dunia (Hakordia) 2023 dan Road Show Bus KPK, serta sejumlah agenda dinas lainnya.


Usai beberapa hari melakukan agenda-agenda penting KPK di Aceh kata Hendro, Firli menghubungi tim JSMI Aceh untuk silaturahmi dan ngopi bersama serta makan durian pada Kamis malam (9/11).

"Tim JMSI Aceh kemudian menyiapkan tempat di Warkop Sekber Jurnalis. Agenda JMSI Aceh dan Ketua KPK RI, merupakan agenda organisasi, tidak dalam kerangka memberikan keterangan pers atau hal lainnya," kata Hendro dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat sore (10/11).

Hendro menjelaskan, warung kopi tersebut merupakan tempat kumpul-kumpul wartawan. Beberapa wartawan yang mengetahui Firli sedang ngopi dan makan durian di Warkop Sekber, lalu datang untuk mewawancarai Firli.

Saat itu kata Hendro, salah satu wartawan kompas TV, Umar mendatangi Firli, dan meminta tanggapan terkait dengan perkara yang sedang bergulir di Polda Metro Jaya.

Selaku Ketua JMSI Aceh yang saat itu persis berada di samping Firli, Hendro mendengar dengan seksama kalimat yang dilontarkan Umar kepada Firli.

"(Kalimat Umar) 'Pak Saya Umar, dari Kompas TV, apakah boleh saya minta keterangan dan tanggapan dari Bapak'. Pertanyaan tersebut dijawab tenang oleh Firli Bahuri, bahwa dirinya ke Warkop Sekber menghadiri silatuhrahmi ngopi dan makan durian bersama JMSI Aceh. Jika ingin wawancara, Firli meminta waktu selesai dirinya ngopi dan makan durian," jelas Hendro.

Selanjutnya kata Hendro, Umar menunggu hingga Firli selesai ngopi dan makan durian bersama JMSI Aceh. Lantas setelah itu, sejumlah wartawan termasuk Umar melakukan wawancara doorstop terhadap Firli.

"Saya sendiri memberikan keterangan pers kepada saudara Umar terkait dengan agenda ngopi dan makan durian bersama Firli Bahuri di Warkop Sekber," tutur Hendro.

Hendro lantas mengomentari terkait muncul pemberitaan tentang intimidasi. Hendro menegaskan, bahwa hal tersebut tidak benar, dan di luar konteks JMSI Aceh sebagai panitia.

"Dapat kami jelaskan bahwa pertemuan silaturahmi dan ngopi serta makan durian bersama Firli Bahuri kami lakukan di ruang terbuka, dan semua orang yang hadir pada saat itu yang merupakan wartawan dan anggota JMSI Aceh tidak mengalami persoalan saat mengambil gambar dan bahkan video-video," terang Hendro.

Pertemuan yang dilangsungkan di ruang terbuka dan di Wakop Sekber Jurnalis tersebut Kata Hendro, menunjukkan bahwa Firli sama sekali tidak menghindari wartawan, justru Firli mendatangi tempat yang selama ini merupakan lokasi mangkalnya wartawan di Banda Aceh.

"Bahwa kemudian ada kesalahpahaman di lapangan terkait dengan pihak pengawalan Firli Bahuri, itu bukan sama sekali kehendak atau perintah Firli Bahuri, melainkan hanya dinamika dan teknis wartawan dalam meliput pemberitaan, bukan sesuatu hal yang disengaja," ujar Hendro.

Hendro mengaku menyesalkan adanya framing negatif terkait dengan pemberitaan ngopi JMSI Aceh dan Ketua KPK Firli Bahuri. Padahal, yang hadir dan ngopi bersama Firli juga merupakan wartawan anggota JMSI Aceh.

"Demikianlah pernyataan ini kami sampaikan, semoga hal ini dapat membuat situasi menjadi terang benderang," pungkas Hendro.


Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya